Bakti sosial: Peduli Generasi Muda Peduli Masa Depan Bangsa

Tanggal : 30 Sep 2019

Ditulis oleh : DEWI VITAMA PUSFITASARI

Disukai oleh : 2 Orang

Pemuda  adalah generasi penata masa depan bangsa. Pemuda layak mendapatkan segala fasilitas yang dibutuhkan dalam rangka menyusun masa depan bangsa. Disamping itu, pemuda juga harus mampu merangkul masyarakat dan pemuda lainnya yang memiliki kesulitan baik dari segi pendidikan maupun finansial. Oleh karena itu mahasiswa/I Pendidikan kimia yang tergabung dalam kepanitiaan Distillation (Dies Natalis Chemistry Education) menyelenggarakan acara bakti sosial yang dilaksanakan di Panti Asuhan La Tahzan pada minggu, 22 September 2019. Kami bersama-sama mengulurkan tangan dan menjadi wadah bagi masyarakat yang ingin turut membantu rekan-rekan yang membutuhkan. Acara bakti sosial ini juga merupakan wujud implementasi dari tri dharma perguruan tinggi yakni pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Bakti sosial yang diselenggarakan di panti asuhan La Tahzan menyasar pelajar SMP untuk disantuni. Dalam pelaksanaannya turut diundang pula dosen Pendidikan kimia yang diwakili oleh ibu Laily Nailul Muna, M.Sc., Apt. Acara bakti sosial minggu lalu diawali dengan pembukaan sekaligus penyerahan plakat sebagai cinderamata dari Pendidikan Kimia UIN Sunan Kalijaga yang diwakili oleh ibu Laily kepada pihak panti. Acara berlanjut dengan kegiatan belajar bersama yang terfokus pada materi-materi kimia. Belajar bersama ini dilaksanakan dalam bentuk kelompok yang terdiri dari 10-15 anak ditambah 3 orang tutor disetiap materinya. Setiap pembelajaran dilakukan dengan alat peraga dimana tutor bersama dengan anak-anak disana melakukan percobaan sederhana dan mengenal berbagai fenomena yang berkaitan dengan kimia dalam kehidupan sehari-hari. Memanfaatkan waktu dengan bernyanyi bersama serta ditemani snack ringan dan tawa renyah menjadi pilihan kami. Kami juga menyelenggarakan fun game untuk meningkatkan keakraban dan memeriahkan suasana. Game yang dimainkan berupa pecah balon, estafet karet, estafet sarung, dan calling game. Acara ditutup dengan pembagian bingkisan dan foto bersama.

Setiap kegiatan yang kami selenggarakan selalu mendapat antusiasme positif dari anak-anak panti asuhan La Tahzan. Pada kegiatan belajar bersama mereka terlibat secara aktif, turut mempraktikkan percobaan disetiap materi dan mengajukan berbagai pertanyaan. Beberapa anak terlihat malu namun pada akhirnya ikut mengallir dalam suasana yang ceria disana. Sesi games menjadi sesi paling ramai dimana antusiasme setiap anak semakin terlihat. Setiap games mengundang gelak tawa karena keluguan dan kelucuan yang mereka tampilkan.

Berbagi bukan lagi persoalan kaya dan miskin, berbagi adalah tentang rasa kemanusiaan dan keinginan seorang insan untuk membantu insan lainnya. Ada jutaan senyum yang tertahan menunggu insan peduli yang mampu merekahkan. Semoga kita mampu menjadi insan tersebut.

https://bit.ly/kumpulanfoto1

https://bit.ly/kumpulanfoto2




POST TERKAIT

POST TEBARU