(tanpa judul)
Implementasi Pendidikan STEM (Sains, Teknologi, Engineering, Mathematics) dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0
Oleh:
Fuukie Makarima
Pada hari selasa, 2 April 2019, Prodi Pendidikan Kimia mengadakan kuliah umum tentang “Aplikasi Pendidikan Berbasis STEM (Sains, Teknologi, Engineering, Mathematics) dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”. Kuliah umum ini diisi oleh dua narasumber yang hebat yaitu, Bapak Dr. Pujianto, S.Pd., M.Pd. dan Ibu Dr. Antuni Wiyarsi, S.Pd.si., M.Sc. dari Universitas Negeri Yogyakarta dan juga Bapak Muhammad Zamhari, M.Sc sebagai moderator.
Kuliah umum ini diikuti oleh para mahasiswa Pendidikan Kimia dari angkatan tahun 2016 hingga mahsiswa angkatan 2018 dan beberapa dosen dari prodi Pendidikan Kimia. Antusiasme terlihat dari peserta kuliah umum yang mengikuti kegiatan tersebut, dilihat dari antusiasme para mahasiswa dalam menanggapi kuliah umum ini pada sesi tanya jawab. Acara kuliah umum ini juga terdapat sesi pembagian doorprize sehingga acara ini tentunya menjadi lebih meriah.
Kuliah umum ini membahas tentang STEM. STEM merupakan sebuah akronim dari Sains, Technology, Engineering, dan Mathematics yang mana merupakan :
- Sebuah pendekatan dalam pemecahan suatu masalah dengan menggunakan tinjauan berbagai sudut pandang ilmu serumpun yang relevan atau tepat guna secara terpadu.
- Sebuah kurikulum yang didorong oleh pemecahan masalah, pembelajaran eksplorasi, dan pembelajaran aktif untuk menemukan solusi.
- Sebuah meta disiplin yang mengubah materi pelajaran dengan menggabungkan teknologi dan teknik.
STEM bertjuan untuk mempersiapkan siswa untuk bertahan menjalani kehidupan, terlepas dari profesi yang mereka plih untuk ikuti serta mengajrkan siswa cara berpikir kritis dan cara memecahkan masalah yaitu, ketrampilan yang dapat digunakan sepanjang hayat. Selain itu, adanya peningkatan program STEM dapat menciptakan individu yang mampu memberikan solusi baru dan keputusan yang lebih baik, yang mana peningkatan ini tidak cukup hanya dalam peningkatan kemampuan sains dan matematika saja, tetapi juga dengan peningkatan pengalaman yang berpusat pada desain, inovasi, teknik, dan teknologi yang meningkatkan daya cipta dan kreativitas, kecerdikan, serta kemampuan imajinasi.
Dalam menerapkan sistem STEM pada pendidikan tentunya kita harus mampu memahami dan memguasai skills pada STEM itu sendiri antara lain, Analytical Skills, Science Skills, Mathematics Skills, dan Attention to Detail.
Aplikasi STEM pada bidang pendidikan dapat dilakukan yaitu dengan,
- Integrasi science , technology, engineering, and math dalam satu pengalaman belajar.
- Menggunakan project-based learning.
- Penekanan pada aplikasi di dunia nyata.
- Mempersiapkan siswa menentukan karir.
- Mengembangkan soft and technical skill.
Komentar (0)
Belum ada komentar.