Kegiatan Mahasiswa Pendidikan Kimia Program Studi Pendidikan Kimia, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
BERITA MAGANG

Pembinaan Beasiswa Darwis: Beasiswa Lazismu Mantrijeron Yogyakarta, Ringankan dan Dampingi Pendidikan Generasi Masa Depan

IZZATUL A'QIDAH

LAZISMU adalah lembaga zakat tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Dengan telah berlakunya Undang-Undang Zakat nomor 23 tahun 2011, Peraturan Pemerintah nomor 14 tahun 2014, dan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia nomor 333 tahun 2015. LAZISMU sebagai lembaga amil zakat nasional telah dikukuhkan kembali melalui SK Menteri Agama Republik Indonesia nomor 730 tahun 2016. Kedua, zakat diyakini mampu bersumbangsih dalam mendorong keadilan sosial, pembangunan manusia dan mampu mengentaskan kemiskinan. Berdirinya LAZISMU dimaksudkan sebagai institusi pengelola zakat dengan manajemen modern yang dapat menghantarkan zakat menjadi bagian dari penyelesai masalah sosial masyarakat yang terus berkembang.

Program Beasiswa Darwis merupakan salah satu program kerja pendidikan dari LAZISMU Mantrijeron yang berfokus pada penyaluran beasiswa untuk anak-anak mulai dari jenjang SD sampai SMA/SMK dan pemberdayaan anak beasiswa Darwis di kota Yogyakarta. Program Beasiswa Darwis merupakan Gerakan Orang Tua Asuh dengan pola pengasuhan non mukim yang dikemas dalam bentuk pembinaan dan bantuan keringanan biaya pendidikan. Pada kegiatan pembinaan yang dilaksanakan tiap dua (2) pekan sekali, kebiasaan sholat dan hafalan siswa darwis menjadi salah satu hal yang terus dipantau oleh kakak-kakak mentor dengan harapan siswa darwis dapat berproses menjadi generasi yang lebih baik lagi.

Selain itu, dengan adanya pembinaan tersebut, kebaikan para orang tua asuh maupun donatur tidak berhenti hanya pada saat siswa mendapatkan bantuan keringanan biaya pendidikan, namun setiap kebaikan ilmu dan akhlak yang tumbuh pada diri siswa merupakan bentuk investasi amal orang tua asuh.

LAZISMU Mantrijeron dalam program binaan anak Beasiswa Darwis dibagi menjadi tiga wilayah yang tersebar di Kota Yogyakarta. Wilayah tersebut adalah di Mantrijeron, Mergangsan, dan area Keraton. Kegiatan pemberdayaan anak binaan Beasiswa Darwis, yaitu mendapatkan program binaan pendidikan, pendampingan perjenjang sekolah, peningkatan soft skill dan hard skill siswa binaan. Selain itu, siswa-siswi binaan Beasiswa Darwis diberikan kewajiban untuk menyetor lembar mutaba’ah yang mana terdapat rekapan sholat wajib dan sholat sunnah. 

LAZISMU Mantrijeron mengharapkan terwujudnya pemerataan dan peningkatan dalam pemberian beasiswa kepada mustahiq di setiap bulannya, tetapi dalam perkembangannya sampai saat ini masih ada beberapa permasalahan yang ditemukan di lapangan di antaranya:

  1. Keberadaan LAZISMU Mantrijeron belum dapat dimaksimalkan atau diketahui oleh masyarakat.
  2. Masyarakat masih banyak yang belum mengetahui bahwa di LAZISMU Mantrijeron memiliki beberapa program untuk penyaluran dana zakat, infaq, dan shadaqah salah satunya program beasiswa pendidikan. 
  3. Dana zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) yang dialokasikan untuk beasiswa belum dapat memenuhi kebutuhan pendidikan bagi mustahiq.
  4.  LAZISMU Mantrijeron belum mampu untuk menampung banyaknya permohonan pengajuan beasiswa yang diajukan para mustahiq.

Adapun kesan selama menjadi mentor Beasiswa Darwis adalah memupuk rasa peduli  terhadap saya terhadap  permasalahan sosial dan pendidikan. Melihat keceriaan dan semangat dari wajah siswa-siswi binaan menjadikan salah semangat bagi para mentor untuk mendampingi dan berbagi ilmu selama proses belajar mengajar. Menurut peneliti dengan adanya penyaluran dana beasiswa Darwis untuk  pendidikan ini, sangat membantu para siswa/siswi atau para pelajar yang kurang mampu untuk dapat terus melanjutkan pendidikannya sebagaimana pelajar pada umumnya. 

Program pendidikan di Lazismu sebagai peningkatan mutu Sumber Daya Manusia dengan menjalankan berbagai program di bidang pendidikan baik pemenuhan sarana ataupun biaya pendidikan. Selain dalam menjalankan amanat Undang-undang Dasar 1945 untuk berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, program pendidikan lazismu untuk terus menghasilkan SDM yang memiliki inovasi dan keilmuan di dalam bidangnya dalam mendukung pembangunan negara yang unggul tercipta dan terbentuk pada saat mengenyam pendidikan di banku sekolah maupun perkuliahan. Dengan spirit kreatifitas dan inovasi, LAZISMU Mantrijeron senantiasa menproduksi program-program pendayagunaan yang mampu menjawab tantangan perubahan dan problem sosial masyarakat yang berkembang.

0 suka Masuk untuk menyukai

Komentar (0)

Belum ada komentar.