Alternatif Media Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi Covid-19

Tanggal : 28 Apr 2021

Ditulis oleh : SYARIFATUN NISA

Disukai oleh : 1 Orang

Pembelajaran jarak jauh adalah pembelajaran yang tidak dilakukan secara tatap muka. Oleh karena itu, guru harus menyampaikan materi dengan baik dengan menggunakan media yang sesuai sehingga siswa dapat belajar dengan menyenangkan.

Selama setahun ini, pembelajaran sudah dilakukan tidak melalui tatap muka. Banyak hambatan yang terjadi sehingga menimbulkan pembelajaran menjadi tidak efektif. Guru sudah seharusnya menguasai dan mempelajari semua yang bersentuhan dengan teknologi. Perubahan yang sangat signifikan ketika Guru yang biasanya menenteng absen, buku mata pelajaran ke dalam kelas sekarang guru harus memegang hp dan membuka laptop.

Materi pembelajaran harus dikemas sedemikian menarik, seperti membuat materi ke dalam powerpoint dan video animasi yang nantinya akan dikirim via whatsApp, youtube dan google classroom. Namun ada beberapa alternatif media pembelajaran lainnya yang dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dengan karakteristik pembelajaran yang diharapkan berupa game interaktif, web online, berjalan di android dan mudah digunakan.

1.   Quizizz

Quizizz merupakan sebuah web untuk membuat permainan kuis interaktif yang bisa digunakan dalam pembelajaran di kelas (bisa digunakan untuk evaluasi pembelajaran). Quizizz sekarang bisa diakses di playstore bagi pengguna android, sehingga dalam penggunaannya lebih praktis dan tentunya mobile friendly. Kuis interaktif yang dibuat memiliki 4 pilihan termasuk jawaban yang benar. Tampilan dalam pertanyaan sangat menarik karena latar belakang pertanyaan dapat ditambahkan gambar.

Quizizz dapat tidak hanya dapat dikerjakan di kelas tetapi dapat dikerjakan di rumah, kemudian hasil kinerja siswa dapat dilihat secara langsung dengan melihat data dan statistik. Guru dalam memberikan soal dapat mengatur waktu dalam mengerjakan. Jadi, siswa tidak akan dapat mengerjakan soal melebihi waktu yang sudah ditetapkan.

Setelah siswa mengerjakan maka nilai akan terlihat diurut dari yang paling tinggi sampai ke yang paling rendah, dari yang paling cepat sampai ke yang paling lambat. Tampilan quizizz sangat menarik sehingga siswa tidak akan merasa sedang mengerjakan soal tetapi lebih merasa sedang bermain game. Ada musiknya, ada meme yang lucu, dan penentuan ranking bersifat live.

 

Siswa akan dilatih untuk jujur karena tidak dapat mencontek hasil kerja teman-temannya, soal bersifat acak dan setelah selesai mengerjakan siswa dapat mengetahui dan mengoreksi jawaban sendiri dengan melihat kembali hasil yang sudah mereka kerjakan. Quizizz dapat membantu guru dalam membuat analisis butir soal dan dapat diunduh dalam bentuk file excel. Guru dapat melihat nilai tertinggi sampai nilai terendah, setiap siswa akan dilaporkan jawaban benar-salahnya, guru dapat melihat prosentase pencapaian quiz seluruh siswa dan hasil dari setiap siswa dapat di email kan ke orang tua siswa.

 

2.   Kahoot

Kahoot merupakan platform hasil kolaborasi joint project antara Norwegian University of Technology and Science dengan Johan Brand dan Jamie Brooker sebagai inisiator. Kahoot memiliki dua alamat website https://Kahoot.com/ untuk guru dan https://Kahoot.it/ untuk siswa. Platform ini dapat diakses dan digunakan seluruh fitur di dalamnya secara gratis. Keistimewaan platform ini adalah mengutamakan proses evaluasi pembelajaran melalui permainan secara berkelompok walaupun dapat dimainkan secara individu dan harus terkoneksi melalui jaringan internet.

Kahoot sebagai media pembelajaran berbasis digital game based learning dapat dioptimalkan untuk meningkatkan motivasi dan kemandirian siswa. Kahoot juga dapat dimanfaatkan untuk memudahkan proses evaluasi pembelajaran. Untuk pengembangan disisi kecerdasan intelektual siswa, konten kahoot dapat dibuat untuk mendorong siswa untuk mendalami setiap materi yang diajarkan. Kahoot dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk pembelajaran di dalam kelas, namun dapat dimanfaatkan sebagai tugas belajar yang dikerjakan diluar kelas.

Keunggulan lain adalah adanya fitur – fitur analisis evaluasi hasil belajar setiap siswa dan setiap poin soal untuk memudahkan guru membuat analisis dan membuat feedback terhadap hasil belajar. Selain itu semakin banyaknya konten game quiz yang telah tersedia secara gratis dan digunakan sebagai hiburan dan latihan.

 

3.   Google Classroom

Google Classroom adalah aplikasi pembelajaran campuran secara online yang dapat digunakan secara gratis. Google Classroom dapat dijadikan solusi sebagai media pembelajaran jarak jauh untuk guru mengirim tugas dan berkomunikasi dengan siswa tanpa harus tatap muka. Guru membuat kelas dan membagikan kode pribadi atau secara otomatis diimpor dari domain sekolah kepada siswanya sehingga siswa dapat bergabung di kelas.

Guru dan siswa dapat berbagi file melalui google classroom melalui Google Drive untuk pembuatan dan distribusi penugasan, Google Docs, Sheets, Slides untuk penulisan, Gmail untuk komunikasi, dan Google Calendar untuk penjadwalan. Google Classroom dapat diakses melalui Android sehingga dapat memudahkan siswa dalam mengirim tugas, dokumen, foto, file, berbagi file dari aplikasi lain dan mengakses informasi secara offline.

Guru dapat mengomentari dan memberi nilai siswa secara langsung serta dapat memantau kemajuan untuk setiap siswa. Sebenarnya Google Classroom ini lebih memudahkan guru dalam mengelola pembelajaran secara daring dan menyampaikan informasi secara cepat kepada siswa dengan memanfaatkan berbagai fitur yang terdapat pada Google Classroom seperti assignments, grading, communication, time-cost, archive course, mobile application, dan privacy.

 

4.   WhatsApp

WhatsApp masih menjadi pilihan utama oleh para guru dan siswa untuk berkomunikasi dalam pembelajaran jarak jauh, terutama di sekolah dasar. Para orang tua lebih familiar dengan aplikasi WhatsApp sehingga mudah berkomunikasi dengan guru.  

Fitur-fitur yang dapat digunakan dalam WhatsApp seperti Pesan, Chat Grup, WhatsApp Web dan desktop, Panggilan suara dan video, Foto dan video, Audio, Dokumen dan Enkripsi end to end.

Kelebihan-kelebihan pada WhatsApp sebagai media pembelajaran diantaranya (1) Tidak harus login terlebih dahulu untuk mengakses WhatsApp jika nomor ponsel sudah terdaftar; (2) Langsung terhubung dengan kontak pengguna WhatsApp lainnya; (3) Pengguna dapat bertukar kontak dengan pengguna lainnya; (4) Dapat mengirim pesan ke banyak orang (broadcast); (5) Aplikasi ini tidak menguras kuota terlalu banyak; (6) Guru dan siswa dapat berdiskusi dan bertanya jawab dengan lebih rileks; (7) Dapat melihat siapa saja yang sudah membaca dan siapa yang tidak aktif; (8) Guru dapat mengirimkan dokumen, foto, audio, maupun video sebagai materi pembelajaran kepada siswa melalui grup WhatsApp; (9) Guru dan siswa dapat melihat dan mengulang materi pembelajaran melalui HP dengan mudah; dan (10) Guru dan siswa dapat berkomunikasi kapan saja dan dimana saja.

Dari berbagai media pembelajaran di atas, guru dapat memilih media mana yang lebih tepat untuk digunakan agar proses pembelajaran tidak berjalan monoton dan siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran meskipun tidak belajar secara tatap muka.

Koran : Mata Banua

E- Peper : https://drive.google.com/file/d/1hU5Cxm1w-w2HQ9-WCmrNIuQ7XCbuPr-E/view

 




POST TERKAIT

POST TEBARU