Bagaimana Menjaga Kesehatan Mental Diri, di Tengah Isu Isu Insecure yang Marak di Media Sosial?

Tanggal : 01 Dec 2021

Ditulis oleh : FAIZ NOFITA ISTI AMALIA

Disukai oleh : 0 Orang

 

Media sosial kini bukan lagi menjadi hal yang tabu di lingkungan masyarakat. Bagaimana tidak ? dari kalangan anak- anak hingga orang dewasa semuanya tak lepas dari media sosial. Lalu apakah media sosial itu?. Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Di tengah trend saat ini yang sering digunakan adalah aplikasi dalam handphone seperti facebook, whatsapp, instagram, twitter dan media sosial lainnya. Dimana dalam aplikasi tersebut kita dengan mudahnya dapat melihat kehidupan, aktivitas, dan bahkan prestasi yang diraih oleh orang lain. Namun dengan adanya kita melihat kehidupan dari yang orang lain tentunya akan menimbulkan ketidak percayaan diri terhadap kehidupan milik kita, yang kini dikenal dengan insecure. Hal tersebut tentunya berdampak buruk bagi kesehatan mental diri kita, karena kita akan menjadi lebih overthinking dengan kehidupannya yang dijalani saat ini.

Adanya media sosial tersebut pada saat ini tentunya sangat berdampak dalam hal kepercayaan diri seseorang. Berbagai hal yang ada dalam media tersebut menimbulkan sikap insecure. Insecure merupakan sebuah kondisi mental yang menyebabkan seseorang merasa “tidak aman”, dan hal ini bisa berlaku pada banyak hal. Terlebih lagi dalam platform media sosial, ketika seseorang melihat postingan teman atau siapaun lalu seseorang tersebut menjadi iri, ingin menjadi seperti yang dilihat namun tidak bisa melakukan apapun. Tentunya akan menimbulkan sikap cemas, resah dan kondisi tersebut bisa menyebabkan gangguan kesehatan mental, seperti depresi, gangguan kepribadian batas ambang, mengalami gangguan kecemasan, alami paranoid, gangguan makan, dan masalah pada body image. Oleh karena itu kita harus menjaga kesehatan mental dan memahami apa itu kesehatan mental yang wajib dijaga oleh diri seseorang.

World Health Organization (WHO, 2001), menyatakan bahwa kesehatan mental merupakan kondisi dari kesejahteraan yang disadari individu, yang di dalamnya terdapat kemampuan-kemampuan untuk mengelola stres kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan serta di komunitasnya. Pieper dan Uden (2006) mengatakan bahwa kesehatan mental adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak mengalami perasaan bersalah terhadap dirinya sendiri, memiliki estimasi yang realistis terhadap dirinya sendiri dan dapat menerima kekurangan dan kelemahannya, kemampuan menghadapi masalah-masalah dalam hidupnya, memiliki kepuasan dalam kehidupan sosialnya serta memiliki kebahagiaan dalam hidupnya. Dapat disimpulkan bahwa kesehatan mental adalah kemampuan seseorang untuk mengembangkan potensi diri dan memiliki kepuasan dalam hidupnya.

Bagaimana cara seseorang untuk meningkatkan kesehatan mental diri di tengah kecemasan yang dihadapi?. Hal yang harus dilakukan adalah selalu meingkatkan rasa percaya diri. Meningkatkan rasa percaya diri menjadi cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa insecure yang dialami. Tidak ada salahnya untuk semakin mengenali diri kita agar semakin percaya diri. Memilih  lingkungan yang baik agar terhindar dari perasaan insecure, lingkungan yang membangun percaya diri dan body image kita menjadi positif. Tetap  berusaha untuk tetap berpikir positif kepada diri kita masing masing.Karena hidup ibarat roda yang berputar untuk setiap orang. Di satu waktu, terkadang seseorang bisa berada di atas dan adakalanya ia akan berada di bawah. Namun, setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam menyikapi persoalan yang terjadi pada hidupnya. Jika seseorang sudah bisa berpikir postif, meningkatkan kepercayaan diri dan juga memilih lingkungan yang baim tentunya akan mengurangi sikap insecure yang dialami.

Stop untuk menyalahkan diri sendiri terhadap suatu hal yang tidak diketahui. Melawan pikiran negatif memang tidak mudah. Namun, jika tidak dipaksakan, maka diri kita akan terus dihantui rasa cemas, bahkan sampai menyalahkan diri sendiri. Yang perlu kita lakukan adala mengingat bahwa kita bukan satu-satunya orang yang pernah melakukan kesalahan. Semua orang pasti pernah berbuat salah, namun bagaimana kita berupaya untuk terus memperbaiki. Jangan membandingkan diri kita dengan orang lain di tengah maraknya penggunaan media sosial seperti saat ini, kita bisa melihat banyak sekali hal yang terjadi pada hidup orang lain. Sering  kali apa yang kita lihat di media sosial nampak sangat indah. Rasanya sulit bukan untuk tidak membandingkannya dengan apa yang kita punya? Oleh karena itu, cobalah diri kita untuk mengurangi penggunaan media sosial agar tidak fokus dengan kehidupan orang lain dan tidak membanding-bandingkan diri. Hal tersebut jika tidak dicegah akan berdamapak pada kesehatan mental kita. Biasakan diri kita untuk selalu bersyukur dengan segala yang dimiliki agar perilaku dan pikiran kita menjadi lebih positif. Serta percaya bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Cobalah untuk lebih fokus pada hal-hal yang dapat membuat diri kita  bahagia dan melupakan rasa insecure. Mencari kegiatan yang bermanfaat untuk diri kita dan menjaga mental kita seperti melakukan olahraga, mempelajari skill baru, mengikuti pelatihan yang kita inginkan dan banyak kegiatan yang dapat dilakuka. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga teratur dan mengonsumsi makanan bernutrisi. Berbagai cara diatas mungkin dapat membantu diri kita untuk memperbaiki mood diri kita, dan tentunya membuat kondisi fisik dan jiwa lebih baik sehingga bisa lebih percaya diri.

Meski tergolong normal, perasaan insecure tidak boleh dianggap sepele dan dibiarkan begitu saja, ya. Hal ini karena rasa insecure bisa berdampak buruk bagi kehidupan sosial serta kesehatan mental kita. Jika memiliki perasaan insecure, cobalah terapkan tips-tips di atas. Namun, bila rasa insecure tersebut tidak kunjung hilang, sebaiknya konsultasikan ke psikolog agar kita bisa mendapatkan saran serta bimbingan yang tepat untuk menghadapi perasaan ini. Jaga kesehatan mental diri kita dari sikap insecure, karena hal itu dapat berdampak untuk masa depan kita. Take care of our mental health friend.

https://matabanua.co.id/2021/12/01/e-paper-harian-pagi-mata-banua-rabu-1-desember-2021/

 

 




POST TERKAIT

POST TEBARU