Berhati-hatilah!! Dengan Emotional Manipulation

Tanggal : 16 Mar 2023

Ditulis oleh : SEPTY NUR FADHILAH

Disukai oleh : 0 Orang

Pada manipulasi emosional ini menggunakan taktik yang sama pada emosional psikologis untuk memicu reaksi emosional yang intens dengan sengaja yang bertujuan untuk menguras energi orang lain atau dengan tujuan untuk mengancam kesejahteraan emosional seseorang. Seseorang yang suka memanipulasi orang lain secara emosional, biasanya sering menggunakan berupa permainan pikiran agar dapat merebut hati dalam suatu hubungan agar bisa mengendalikan orang lain. Dengan cara menggunakan kata-kata atau perilaku yang sengaja menyakiti atau membuat orang lain kurang percaya diri.

Seseorang yang manipulatif secara emosional biasanya cenderung memiliki kondisi atau keadaan batin yang sama sebelumnya, sehingga memiliki motif yang mendasar untuk memberikan orang lain berupa rasa aman palsu agar membantu mereka untuk bertahan hidup atau melanjutkan kehidupannya dengan baik.

Setiap orang tentunya memiliki kondisi atau keadaan batin yang berbeda-beda dan harus diselesaikan. Setiap orang juga memiliki cara masing-masing untuk mengatasinya, bahkan orang bisa saja mengatasinya dengan berbagai cara. Apakah cara yang digunakan itu adalah cara yang benar atau salah ? itu belum tentu. Dalam masalah seseorang yang melakukan manipulasi emosional yaitu dimana saat seseorang merasa terluka dalam suatu kondisi kemudian orang tersebut mendapati orang dengan kondisi yang sama dan menawarkan dirinya dengan memberikan lebih banyak kasih sayang yang tentunya bertujuan untuk kepentingan dirinya sendiri.

Emosional manipulasi itu ada nyatanya dan penyalahgunaan emosional jugalah nyata. Hubungan yang sehat didasarkan pada suatu kepercayaan, pengertian, dan saling menghormati. Namun terkadang seseorang justru memanfaatkan elemen-elemen hubungan itu untuk bisa menguntungkan diri mereka sendiri dengan cara tertentu.

Pada manipulasi emosional ini menggunakan taktik yang sama pada emosional psikologis untuk memicu reaksi emosional yang intens dengan sengaja yang bertujuan untuk menguras energi orang lain atau dengan tujuan untuk mengancam kesejahteraan emosional seseorang. Seseorang yang suka memanipulasi orang lain secara emosional, biasanya sering menggunakan berupa permainan pikiran agar dapat merebut hati dalam suatu hubungan agar bisa mengendalikan orang lain. Dengan cara menggunakan kata-kata atau perilaku yang sengaja menyakiti atau membuat orang lain kurang percaya diri.

Seseorang yang manipulatif secara emosional biasanya cenderung memiliki kondisi atau keadaan batin yang sama sebelumnya, sehingga memiliki motif yang mendasar untuk memberikan orang lain berupa rasa aman palsu agar membantu mereka untuk bertahan hidup atau melanjutkan kehidupannya dengan baik.

Setiap orang tentunya memiliki kondisi atau keadaan batin yang berbeda-beda dan harus diselesaikan. Setiap orang juga memiliki cara masing-masing untuk mengatasinya, bahkan orang bisa saja mengatasinya dengan berbagai cara. Apakah cara yang digunakan itu adalah cara yang benar atau salah ? itu belum tentu. Dalam masalah seseorang yang melakukan manipulasi emosional yaitu dimana saat seseorang merasa terluka dalam suatu kondisi kemudian orang tersebut mendapati orang dengan kondisi yang sama dan menawarkan dirinya dengan memberikan lebih banyak kasih sayang yang tentunya bertujuan untuk kepentingan dirinya sendiri.

Emosional manipulasi itu ada nyatanya dan penyalahgunaan emosional jugalah nyata. Hubungan yang sehat didasarkan pada suatu kepercayaan, pengertian, dan saling menghormati. Namun terkadang seseorang justru memanfaatkan elemen-elemen hubungan itu untuk bisa menguntungkan diri mereka sendiri dengan cara tertentu.

https://harianmomentum.com/read/46398/harian-momentum-edisi-13-maret-2023




POST TERKAIT

POST TEBARU