Dampak Negatif Pergaulan Bebas Bagi Anak Remaja

Tanggal : 08 Dec 2022

Ditulis oleh : MUSLICHATUS SA'DIYAH

Disukai oleh : 0 Orang

Dampak Negatif Pergaulan Bebas Bagi Anak Remaja

Oleh: Muslichatus Sa’diyah

Mahasiswa Pendidikan Kimia

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

 

Wajib diwaspadai bagi semua orang tua, yang memiliki anak diusia remaja. Dimana saat memasuki usia remaja pada masa-masa itu anak senang bergaul dengan teman sebayanya. Melalui sebuah pertemanan salah satu cara bagi para anak untuk belajar, bersosialisasi, dan langkah dalam mencari jati diri. Namun orang tua wajib memantau lingkaran pertemanan anak agar tetap berada di koridor yang benar dan tidak menyimpang dari norma-norma yang ada.

Lalu apa itu sebenarnya pergaulan bebas serta dampaknya bagi anak usia remaja? Pergaulan bebas diartikan sebagai perilaku yang menyimpang dan melanggar norma-norma agama maupun norma-norma kesusilaan. Sebenarnya didalam ruang lingkup pergaulan ada batasan-batasan yang perlu diperhatikan, baik berdasarkan jenis kelamin, budaya, suku, agama, dan lainnya. Sehingga pergaulan bebas dapat dikatakan suatu tindakan pertemanan yang tidak terikat oleh segala peraturan dan norma yang berlaku di dalam masyarakat. Pergaulan bebas lebih merujuk pada sikap dan perilaku yang menyimpang. Perilaku yang menyimpang ini sering dilakukan tidak hanya oleh para remaja dan orang dewasa saja, tetapi tidak menutup kemungkinan juga akan terjadi pada anak-anak. Dengan begitu sudah jelas bahwa pergaulan bebas jadi salah satu perilaku yang dilarang oleh norma-norma dalam masyarakat. 

Saat ini terkait masalah pergaulan bebas tidak hanya muncul di lingkungan tetapi banyak juga terjadi di media massa mengingat perkembangan teknologi yang begitu pesat. Hal ini yang membuat para orangtua merasa lebih khawatir. Karena, saat ini kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang mengkhawatirkan. Banyak sekali para anak remaja yang mulai mencoba untuk merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, tawuran, mengonsumsi obat-obatan terlarang, hingga melakukan seks bebas. Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh anak-anak tersebut muncul bukan tanpa alasan. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seorang anak terjerumus dalam pergaulan bebas, seperti : 1. Broken Home, tidak hanya terjadi akibat perceraian orangtua, tetapi juga kondisi yang dirasakan tidak nyaman didalam rumah. Anak-anak yang menjadi korban broken home rentan terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Salah satu penyebab anak broken home merasa tidak nyaman didalam rumah karena cenderung kurang mendapatkan kasih sayang dari orangtua mereka. Hal ini membuat meraka mencari pelarian dan rentan terjerumus ke dalam pergaulan yang salah. 2. Minimnya Tingkat Pendidikan, Keluarga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya pergaulan bebas pada remaja, karena lingkungan keluarga yang memengaruhi tindakan dan perilaku remaja. Dengan tingkat pendidikan keluarga yang minim dapat membuat remaja mudah terjerumus pada pergaulan bebas. Pengawasan orangtua yang tidak intens pada anak-anaknya membuat mereka terpengaruh tanpa tahu benar tidaknya perilaku yang sedang dilakukan. Contohnya seperti memberi izin kepada anak untuk berpacaran, tetapi orang tua tidak melakukan pengawasan secara lebih. 3. Kondisi lingkungan sekitar mereka, Tak bisa dipungkiri bahwa lingkungan sekitar juga bisa menjadi faktor yang menyebabkan anak remaja terjerumus ke dalam pergaulan yang salah. Seperti halnya jika anak bergaul dengan anak-anak yang memiliki perilaku dan sikap yang baik, maka mereka dapat mendapatkan pengaruh positifnya. Sementara itu, jika anak dikelilingi oleh orang-orang yang berperilaku buruk, maka tidak menutup kemungkinan mereka juga bisa terjerumus ke dalam perilaku negatif yang dilakukan oleh orang di sekelilingnya. 4. Faktor ekonomi, Faktor ekonomi didalam keluarga juga memicu anak-anak remaja memilih masuk kedalam pergaulan bebas. Ekonomi keluarga yang kurang berkecukupan membuat anak berisiko untuk putus sekolah. Hal ini akan bertambah jika keluarga tidak memberikan dukungan dan tidak berusaha untuk menunjang pendidikan anak. Akibatnya, remaja menjadi kurang ilmu dan pendidikan, sehingga tanpa sadar akan membuat para remaja terjerumus ke dalam pergaulan bebas. 5. Penyalaguaan internet, Faktor penyebab terjadinya pergaulan bebas di kalangan remaja selanjutnya adalah penggunaan internet. Internet yang penggunaannya tidak tepat dapat menjadi gerbang menuju pergaulan yang bebas dan tidak terkontrol. Peredaran arus informasi di internet yang masif dan tak terhindarkan membuat remaja dapat dengan mudah mengakses apapun yang ada di internet, baik itu informasi yang benar maupun tidak. Hal yang membuat internet berbahaya adalah remaja dengan mudah mengakses segala hal dan meniru konten yang tidak pantas di internet. Maka dengan begitu sudah seharusnya orang tua perlu melakukan pengawasan saat anak remaja mengakses internet. 

Indonesia, terdapat nilai dan norma-norma yang berdasarkan pada budaya, suku, agama, dan jenis kelamin masing-masing. Norma inilah yang membatasi sikap dan perilaku seseorang sesuai aturan yang berlaku dalam masyarakat. Saat belum mengetahui penyebab anak muda melakukan hal tersebut, para orang tua dan orang dewasa dapat melihat dari ciri-ciri pergaulan bebas yang ditunjukkan dalam beberapa perilaku berikut ini: Melakukan seks bebas, Berpakaian tidak pantas yang melanggar norma, Mengalami tekanan emosi dan masalah kesehatan mental, Tidak menghargai orang tua, Membuang waktu dengan hal yang tidak berguna seperti main games berlebihan dan sering begadang, Suka menghamburkan uang demi kesenangan, Berprilaku emosional yang merugikan masyarakat, Suka mengikuti hal-hal berbahaya dan tidak bermanfaat, Mencuri demi mendapatkan uang atau barang yang diinginkan, Perilaku emosional, tidak mau mengalah, dan suka membanggakan diri, Remaja yang merokok dan minum-minuman alcohol, Memakai obat-obatan terlarang seperti narkoba.

Sedangkan dampak negative pergaulan bebas bagi remaja yaitu: pertama, kenakalan remaja adalah semua perilaku menyimpang dari norma-norma maupun nilai-nilai hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku ini dapat merugikan diri sendiri maupun orang-orang didalam ruang lingkupnya. Dampak negatif dari pergaulan bebas dalam bentuk kenakalan remaja pun beragam mulai dari yang ringan seperti mengganggu ketertiban dan ketentraman lingkungan, hingga tingkat yang lebih ekstrem.

Kedua, gangguan kesehatan bagi anak aktivitas dalam pergaulan bebas seperti mengonsumsi obat-obatan, merokok, minum minuman keras, dan lainnya. Semua itu dapat mengakibatkan masalah kesehatan.

Ketiga, seks bebas hal ini pasti tidak diharapkan bagi semua orangtua. Pasalnya anak usia remaja banyak yang belum mengetahui dampak yang akan terjadi jika melakukan seks bebas. Dengan begitu orang tua perlu melakukan pendidikan seks sejak dini. Sehingga anak tahu apa dampaknya,  jika melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis.  Melakukan seks secara bebas tentunya akan mendatangkan banyak dampak buruk seperti, tertular penyakit kelamin, HIV/AIDS, kehamilan yang tidak direncananan, dan kanker serviks.

Keempat, pendidikan terhambat padahal sudah kewajiban anak sekolah untuk belajar dan menuntut ilmu. Apabila anak terjerumus dalam pergaulan bebas akan berpengaruh pada pendidikan dan prestasi belajarnya. Mulai dari keinginan belajar yang menurun, malas belajar, bolos sekolah, hingga yang paling parah adalah mengakibatkan putus sekolah.

Kelima, renggangnya hubungan dengan keluarga. Anak-anak biasanya sangat membutuhkan pengakuan, perhatian, dan eksistensi di tengah keluarga. Namun jika anak sudah terjerumus dalam pergaulan bebas, maka dia akan menjadi pembangkang, tidak menuruti apa yang dikatakan orang tua. Dengan memberikan perhatian yang diinginkan dan  diharapkan oleh seorang anak maka mampu mengurangi resiko  terjerumus ke dalam pergaulan bebas.

Oleh karena itu, baik orang tua maupun anak wajib memahami apa yang dimaksud dengan pergaulan bebas. Tujuannya adalah agar perilaku-perilaku yang menyimpang ini dapat dihindari dan dicegah. Macam-macam pergaulan yang bebas juga bukan terjadi tanpa alasan begitu saja. Terdapat sejumlah faktor pergaulan bebas yang perlu dipahami oleh orang tua dan dilihat dari penyebabnya.

 

https://m.harianmomentum.com/read/44920/harian-momentum-edisi-8-desember-2022




POST TERKAIT

POST TEBARU