Dampak yang Muncul dari Oversharing di Media Sosial

Tanggal : 15 Dec 2021

Ditulis oleh : ISTIKOMAH YULFA AGUSTIN

Disukai oleh : 0 Orang

Menjelajahi dunia maya saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok sehari-hari. Berbagai hal menarik dapat dilakukkan saat berselancar di dunia maya. Salah satu yang dapat dilakukkan adalah membuat berbagai macam konten yang kemudian dibagikan di media sosial agar dapat dilihat oleh orang lain. Berdasarkan Wiltfrong (2013) Indonesia berada pada peringkat kedua sebagai negara yang banyak melakukkan perilaku berbagi (sharing) di media sosial

Beberapa pengguna media sosial seringkali membuat konten semenarik mungkin agar mendapatkan banyak viewers. Salah satunya adalah membagikan kehidupan pribadi. Tidak ada yang salah ketika seseorang membagikan kehidupan pribadi ke media sosial. Tetapi jika terlalu berlebihan akan menimbulkan beberapa dampak buruk yang dapat mengintai.

Perilaku berlebihan dalam membagikan kehidupan pribadi ke media sosial dewasa ini sering disebut dengan oversharing. Oversharing juga diartikan terlalu banyak memberikan informasi yang seharusnya tidak perlu dilakukkan. Misalnya lokasi rumah, saldo rekening bank, dan masalah keluarga.

Berbagai dampak negatif dapat mengancam seseorang saat melakukan oversharing. Seperti menjadi celah untuk seseorang berniat jahat. Akibat dari mudahnya mencari informasi di media sosial membuat kejahatan dapat mengintai selangkah lebih maju.

Pencurian identitas juga semakin mudah untuk dilakukkan. Identitas yang dicuri ini dapat membahayakan diri sendiri. Misalnya digunakan sebagai identitas untuk penipuan dan lain sebagainya.

Kesehatan mental juga turut terdampak karena tidak semua orang menyukai konten yang dibagikan. Berbagai hujatan dan kritikan tidak membangun dapat menganggu ketenangan hati dan pikiran. Akibatnya muncul pemikiran buruk yang berlebihan mengenai diri sendiri yang tentu berdampak besar pada kestabilan mental seseorang.

Mungkin untuk sebagian orang akan memberi respon yang netral terhadap fenomena oversharing. Tetapi ada sebagian orang yang merasa terganggu. Kemudian memberikan respon yang tidak baik sehingga menimbulkan suatu ketidaknyamanan dalam bermedia sosial.

Rasa kurang percaya diri di dunia nyata juga salah satu yang dapat dirasakan setelah oversharing di media sosial. Hal ini dikarenakan kemudahan dalam penyebaran informasi sehingga  mengakibatkan orang-orang terdekat mengetahui permasalahan yang diunggah di media sosial. Tentu hal tersebut menimbulkan rasa kurang percaya diri saat bertemu orang yang mengetahui permasalahan yang sedang dihadapi.

Selain itu banyak perusahaan di Indonesia yang memantau aktifitas calon pekerjanya di media sosial. Tentu oversharing bukanlah hal yang baik. Hal ini dapat menurunkan penilaian perusahaan terhadap kualitas diri calon karyawan.

Selain menggungah diri sendiri terkadang seseorang mengunggah orang lain secara berlebihan. Misalnya orang tua yang terlalu oversharing tentang anaknya. Bukan berarti orang tua tidak boleh menggungah tentang anaknya di media sosial, tetapi orang tua harus mengetahui batasan privasi agar anaknya terhindar dari dampak buruk oversharing yang dilakukkan.

Aplikasi yang saat ini marak digunakan sebenarnya memiliki lindungan privasi yang dapat digunakan. Pada aplikasi Instagram terdapat fitur close friends. Pada aplikasi WhatsApp terdapat fitur privasi yang dapat diatur sesuai kehendak pengguna. Hal ini dapat dimanfaatkan jika ingin membagikan tentang diri sendiri dan aktifitas yang dilakukkan hanya kepada orang yang dipercaya.

Selain itu sebagai pengguna media sosial kita harus mengetahui hal yang aman kita unggah dan hal yang sebaiknya tidak kita unggah. Menggunakan media sosial secukupnya tanpa melanggar privasi diri sendiri dan orang lain. Hal ini akan membatasi diri agar tidak melakukkan perilaku oversharing di media sosial.

Sebenarnya dampak negatif dari oversharing saat ini masih kurang dipahami oleh sebagaian orang. Padahal hal yang mengancam tidak main-main. Oleh sebab itu penting sekali setiap orang mengetahui batasan privasi yang dimiliki. Lalu menghormati diri sendiri dan orang terdekat dengan menjaga hal yang tidak perlu diketahui banyak orang.




POST TERKAIT

POST TEBARU