Eksistensi Musik Tradisional di Kalangan Remaja
Tanggal : 21 Dec 2022
Ditulis oleh : MIFTAHUL HASANAH
Disukai oleh : 0 Orang
Belakangan ini musik western dan k-pop menjadi popular di kalangan remaja Indonesia. Para remaja lebih tertarik untuk mendengarkan musik-musik dari negara barat daripada musik tradisional. Tidak tahu, kurang menarik, musiknya kuno, adalah beberapa alasan yang banyak diungkapkan para remaja ketika ditanya mengapa kurang tertarik dengan musik tradisional. Hal ini menandakan semakin berkurangnya minat remaja pada musik tradisional yang juga dapat menyebabkan punahnya musik tradisional di Indonesia.
Kurangnya minat remaja ini diakibatkan oleh banyak hal, salah satunya adalah globalisasi. Globalisasi adalah sebuah proses sosial yang mengakibatkan pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting, yang terjelma di dalam kesadaran orang (Waters, 2004). Dengan adanya globalisasi ini memungkinkan sesuatu hal seperti musik dapat dengan mudah tersebar ke seluruh dunia tanpa adanya batasan tempat dan waktu.
Di Indonesia sendiri globalisasi sangat berkembang pesat yang tentunya mempengaruhi perkembangan musik tradisional di zaman sekarang. Globalisasi menjadikan musik-musik modern dari luar negeri sangat mudah masuk ke Indonesia. Generasi muda tentunya lebih tertarik dengan musik modern yang mungkin lebih sesuai dengan karakter dari remaja zaman sekarang. Mereka banyak menilai bahwa musik tradisional adalah musik yang kuno, kurang indah, dan tidak menarik. Bahkan, seringkali mereka lebih bangga ketika mempelajari dan menguasai kesenian musik modern daripada belajar musik tradisional. Ketertarikan besar pada musik barat inilah yang menyebabkan kurangnya minat remaja kepada musik tradisional.
Selain karena perkembangan globalisasi, rendahnya minat remaja pada musik tradisional juga disebabkan karena minimnya perhatian pemerintah terhadap kelestarian musik tradisional. Kurangnya penghargaan kepada para seniman musik tradisional menjadi salah satu contoh minimnya perhatian pemerintah. Selain itu, contoh yang lainnya adalah kurang adanya sokongan dana dari pemerintah kepada kelompok-kelompok kesenian musik tradisional yang ingin mengadakan sebuah pagelaran musik tradisional. Kurangnya dana tersebut menyebabkan pagelaran tersebut sangat jarang diadakan. Padahal diadakannya pagelaran seni musik tradisional merupakan suatu sarana untuk mengenalkan dan menunjukan betapa indahnya musik tradisional kepada semua orang, terutama remaja. Pagelaran ini juga berfungsi untuk menjaga dan melestarikan musik-musik tradisional Indonesia. Dengan jarang adanya pagelaran tersebut membuat kesenian musik tradisional kian menurun eksistensinya, terutama di kalangan remaja.
Menurunya eksistensi dan kurangnya minat remaja pada musik tradisional dapat menyebabkan kepunahan musik tradisional di Indonesia. Hal ini harus dicegah agar kesenian musik tradisional terus lestari. Sangat penting diketahui bahwa musik tradisional merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia. Ada beragam musik tradisional dari berbagai daerah yang menandakan keberagaman suku dan budaya di Indonesia, seperti musik keroncong dari Jakarta dan musik krumpyung dari Yogyakarta.
Harus ada upaya-upaya yang dilakukan untuk melestarikan kesenian musik tradisional Indonesia. Upaya pertama yang dapat dilakukan adalah mengenalkan musik tradisional kepada para remaja. Pengenalan ini dapat dilakukan dengan mengadakan pagelaran musik tradisional yang menarik dan tema kreatif yang disesuaikan dengan selera remaja pada zaman sekarang. Contohnya seperti pertunjukan dengan memasukkan instrumen musik-musik modern pada musik tradisional.
Selain itu, penggabungan alat musik tradisional dan modern juga menjadi salah satu ide yang menarik, seperti perpaduan gitar dan angklung dalam pertunjukan musik tradisional. Hal ini dapat membuat orang-orang yang menonton, terutama remaja penasaran dengan musik-musik tradisional yang ditampilkan sehingga mereka akan mencari tahu dan mempelajari musik tradisional secara lebih mendalam. Pagelaran ini harus dilakukan secara berkala dan terbuka agar remaja lebih terpicu dan tersadarkan tentang pentingnya untuk melestarikan kesenian musik tradisional.
Selanjutnya, pagelaran musik ini juga memberikan jalan kepada remaja untuk bisa mengikutsertakan diri dalam mengisi acara tersebut secara rutin. Jika pagelaran berkala ini terus dilakukan secara rutin, lambat laun akan menjadi sebuah kebiasaan, sekaligus menjadi suatu upaya yang akan memudahkan remaja untuk menumbuhkan rasa peduli dan bangga, serta meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya menjaga eksistensi musik tradisional. Pagelaran ini juga seharusnya didukung penuh oleh pemerintah. Dukungan pemerintah dapat diimplementasikan dengan penyaluran dana dan penghargaan terhadap para musisi musik tradisional. Adanya penghargaan ini dapat membuat semangat para musisi lebih besar karena karya dan usahanya sangat dihargai.
Selain melalui pagelaran, pengenalan musik tradisional juga dapat dilakukan dengan sosialisasi seni musik tradisional kepada para remaja. Sosialisasi ini dapat dilakukan dengan memaksimalkan pembelajaran seni budaya di sekolah. Guru-guru dapat mengenalkan beragam kesenian musik dari berbagai daerah di Indonesia. Pembelajaran ini dapat meningkatkan wawasan para siswa tentang musik tradisional dan membuat mereka lebih mencintai kesenian musik tradisional.
Upaya lain yang dapat dilakukan untuk melestarikan kesenian musik Indonesia adalah dengan mengoptimalkan musik tradisional di tengah-tengah masyarakat. Caranya adalah dengan selalu memasukkan musik-musik tradisional pada setiap event yang diadakan. Pertunjukan musik tradisional pada saat pentas seni sekolah dan penggunaan musik tradisional untuk penyambutan tamu di suatu daerah merupakan contoh pengoptimalan musik tradisional. Selain itu, pertunjukan musik tradisional juga harus disertakan pada event kenegaraan seperti pada saat jamuan makan malam G20 di Bali lalu. Pertunjukan tersebut adalah upaya untuk mengenalkan dan menunjukan betapa unik dan indahnya musik-musik tradisional yang dimiliki oleh bangsa Indonesia kepada dunia.
Sebagai remaja sudah sepatutnya kita harus terus menjaga dan mengembangkan musik-musik tradisional sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia. . Musik tradisional dengan keunikannya harus selalu lestari agar generasi selanjutnya dapat melihat, mendengarkan, dan bangga terhadap berbagai kekayaan musik tradisional Indonesia.
Di era gempuran globalisasi ini, kita harus dapat memilah budaya-budaya yang masuk ke Indonesia. Kita boleh tertarik dengan musik luar, namun kita juga harus sadar bahwa Indonesia juga memiliki musik yang sangat indah untuk terus dikembangkan dan ditingkatkan eksistensinya agar tidak kalah dengan musik western dan k-pop yang saat ini menguasai musik dunia. Indonesia memiliki beragam musik tradisional yang dapat dikembangkan dan diperkenalkan di kancah internasional.
https://m.harianmomentum.com/read/45097/news-detail-sample-post.html