Jangan Takut Mencoba

Tanggal : 22 Feb 2022

Ditulis oleh : EMYLIA INDRI ASTUTI

Disukai oleh : 0 Orang

Jangan Takut Mencoba
Oleh: Emylia Indri Astuti
Mahasiswa Pendidikan Kimia
Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Tinggal bersama di suatu tempat yang besar dan bertemu dengan banyak orang-orang baru bukan hal yang mudah, apalagi waktu yang cukup lama. Terbiasa hidup bergantung dengan orang tua. Berpisah dengan keluarga, kerabat, teman serta orang-orang terdekat menjadi penghambat untuk menjadi lebih mandiri dan lebih dewasa dalam menghadapi kehidupan ini.
Kewajiban berasrama di pondok ini telah ditetapkan oleh petugas yang harus ditaati oleh mahasiswa di salah satu universitas sebagai contoh Jogja sebagai kota pelajar. Jika banyak yang menceritakan bahwa banyak hal buruk seperti yang telah dialami oleh kakak tingkat sebelumnya namun disini saya akan mengungkapkan bahwa ada rasa tersendiri serta banyak hal baik yang saya peroleh saat keputusan ini mulai dilaksanakan. 
Walaupun pada awalnya banyak sekali argumen-argumen yang kurang baik yang mengatakan bahwa banyaknya kekurangan yang ada dalam gedung tersebut. Dan saat itupun saya terpengaruh bahkan mempercayainya bahkan sedikit rasa sedih saat tau akan ada penderitaan kembali. Berbagai pikiran mulai bermunculan ditambah dengan ada kunjungan secara langsung yang dilakukan langsung oleh peserta yang lain sebelum waktu keberangkatan diumumkan. 
Hingga saat keberangkatan itu datang disitulah awal mula kehidupan baru dimulai bertemu dengan orang banyak dari berbagai kota dengan karakter dan kepribadian yang berbeda-beda, rasa sedih dan kecewa tentunya menyerang semua peserta. Namun, itu sudah menjadi kewajiban yang harus ditaati karena merupakan salah satu syarat yang sudah disetujui oleh semua pihak baik pengurus dan anggota yang terpilih.
Di hari pertama memang cukup dianggap kurang baik benar argumen-argumen yang ada terbuktikan di hari pertama saat itu hujan deras dan angin besar mengguyur tempat ini membuat beberapa anak berteriak ketakutan karena adanya suara gemuruh yang sangat keras. Bahkan atap ini pun hampir terangkat karena kencangnya angin bocor di beberapa sudut membuat barang-barang kami harus dipindahkan ketempat yang lain. Derasnya air yang masuk kedalam kamar-kamar membuat situasi saat itu semakin sulit. Apalagi beberapa dari kami masih sungkan untuk meminta bantuan. Kondisi tempat yang bisa dikatakan kurang layak karena masih seperti bangunan yang baru dan juga kondisinya yang membuat banyak prasangka dan rasa kepercayaan diri akan kenyamanan dan keamanan makin menipis. Namun saat itu pengurus bergerak dengan cepat membantu dan mengkondisikan situasi saat itu, bersyukur hujan deras dan angin kencang itu hanya sebentar namun berhasil membuat semua peserta ketakutan.
Berjalan nya waktu rasa sedih mulai hilang tergantikan dengan rasa kebahagiaan dan kebersamaan dengan adanya dunia baru dengan orang-orang baru. Dunia pertemanan yang pada awalnya dianggap menakutkan saat bertemu dengan orang-orang baru bisa dikatakan cukup buruk dan seram namun tidak kami rasakan saat disini. Kewajiban melaksanakan ajarannya sebagai umat Tuhan Yang Maha Esa yang sebelumnya sering lali kini sudah menjadi lebih taat lagi belajar bersama,berbagi ilmu dan segala sesuatu nya. Pertukaran pendapat yang menjadi tiap hari kami disini menjadi lebih berwarna dan terkesan. 
Walaupun baru beberapa hari disini pikiran-pikiran sebelum datang kesini mulai hilang tergantikan oleh rasa yang sebelumnya sulit untuk didapatkan bahkan tidak percaya saat itu akan datang. Walaupun masih ada rasa kesal saat kehabisan air untuk mandi, mencuci, berwudhu serta listrik yang tiba-tiba mati dan bocor saat hujan deras dan angin tiba.
Kondisi dan keadaan bangunan ini tidak menjadi penghambat kami dalam melaksanakan tugas dan kewajiban kami sebagai umat Tuhan Yang Maha Esa. Dan seorang mahasiswa disini kami malah saling membantu, bertukar pikiran, saling mengingatkan,dan masih banyak lagi yang kami peroleh dalam menghadapi hari-hari ini. Semakin berganti hari semakin rasa kenyamanan dan kebersamaan semakin melekat dan semakin terasa.
Itulah yang harus kita tanamkan dalam pikiran dan hati kita untuk selalu berani mencoba sesuatu yang baru dan belum pernah kita alami sebelumnya. Berani mengambil kesempatan yang ada dan mencoba baru itu menjadi langkah awal sesuatu yang memiliki manfaat yang lebih. Pentingnya berpikir positif dan mengambil segala sesuatu dengan baik dan bijak adalah langkah awal yang harus dilakukan agar kita dapat berkembang dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi serta bisa keluar dari zona nyaman .

http://m.harianmomentum.com/read/39383/harian-momentum-edisi-21-februari-2022




POST TERKAIT

POST TEBARU