Magang Sebagai Observasi Mahasiswa Terhadap Dunia Kerja

Tanggal : 09 Sep 2025

Ditulis oleh : FAIZATUR ROSIFA

Disukai oleh : 0 Orang

Magang merupakan aktivitas yang dilakukan untuk memperoleh pembelajaran secara praktis. Mahasiswa diwajibkan magang setidaknya sekali dalam periode perkuliahannya. Kegiatan ini ditujukan untuk mengakrabkan diri dan sebagai adaptasi dini bagi mahasiswa dengan dunia kerja. Dunia kerja tentunya memiliki struktur dan dinamika tersendiri. Sangat berbeda antara dunia kuliah yang menjadi zona nyaman mahasiswa dengan dunia kerja dengan segala rutinitasnya.

Rutinitas di dunia kerja memiliki kekompleksan tersendiri, sehingga perlu waktu bagi siapa saja khususnya mahasiswa agar dapat menyatu dan selaras dengan rutinitas tersebut. Bagi mahasiswa khususnya mahasiswa jurusan pendidikan, teori yang didapat di bangku perkuliahan mengenai teknik mengajar terdengar mudah dilakukan. Namun apabila sudah masuk ke dunia sekolah sebagai pengajar maka akan terasa bagaimana rumitnya teknik untuk mengajar. Mahasiswa jurusan pendidikan perlu mengetahui bagaimana rutinitas yang dilakukan peserta didik di sekolah secara langsung, bagaimana tahap-tahap pelaksanaan kurikulum yang sudah dikembangkan instansi sekolah tertentu.

Umumnya magang bagi mahasiswa jurusan pendidikan adalah mengajar peserta didik dalam instansi sekolah tertentu. Mengaplikasikan teori pedagogi yang didapat dari bangku perkuliahan ke dalam praktik nyata pembelajaran. Namun tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan untuk langsung praktik mengajar ketika mengajukan magang. Alasannya cukup beragam seperti bekal kemampuan yang seadanya maupun formasi pengajar yang sudah penuh di instansi sekolah. Bagi mahasiswa yang belum mendapatkan kesempatan untuk langsung mengajar saat magang tidak berarti magang yang dilakukan sia-sia. Selain mengajar mahasiswa memiliki tanggungan tugas moral untuk bisa mengobservasi dan beradaptasi dengan dunia instansi sekolah.

Pengobservasian  suatu sekolah bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kurikulum yang dilaksanakan di suatu instansi sekolah. Kurikulum merdeka menjadi kurikulum yang dilaksanakan saat ini pada setiap instansi sekolah. Kurikulum merdeka selanjutnya dilaksanakan oleh setiap instansi sekolah dengan kebijakan pengembangan kurikulum masing-masing instansi. Pengembang kurikulum ini diwujudkan dengan adanya program-program yang dilaksanakan oleh sekolah sesuai dengan kebutuhan para peserta didik. Pelaksanaan kurikulum yang berlaku juga disertai dengan pengupayaan pemenuhan sarana dan prasarana pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum yang dijalankan. Modul ajar dan bahan ajar perlu untuk diperbarui keseterdiaannya sesuai kebutuhan baik dari segi kurikulum maupun jumlah peserta didik.

Kegiatan magang selain untuk mengembangkan keterampilan mengajar juga bermanfaat untuk mengasah softskill. Beradaptasi dengan dunia baru akan mengembangkan softskill-softskill yang dibutuhkan mahasiswa apabila masuk dunia kerja. Softskill seperti berkomunikasi secara efektif dan kolaborasi diasah dalam kegiatan magang. Dengan demikian, mahasiswa yang magang harus bisa memaksimalkan momen magang untuk berbagai kesempatan sebelum terjun langsung ke dunia kerja. Baik kesempatan untuk mengaplikasikan teori yang didapat secara langsung maupun untuk mengobservasi sekaligus mengasah softskill.

 




POST TERKAIT

POST TEBARU