Melihat Manfaat dan Ancaman Fitur “Add Yours” di Instagram
Tanggal : 30 Nov 2021
Ditulis oleh : SALSABILA ZULFA PUTRILIANA
Disukai oleh : 0 Orang
Instagram adalah salah satu aplikasi yang digunakan untuk berbagi foto dan video. (Rahmawati, 2016). Saat ini sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat mengenai fitur baru dari Instagram yang dirilis satu bulan terakhir. Fitur ini dinamai “Add Yours” yang mulanya ditujukan agar para pengguna Instagram dapat saling berinteraksi pada minat yang sama. Pihak instagram berpandangan dengan munculnya fitur ini pengguna dapat memulai suatu tren atau tantangan baru, baik dalam bentuk gambar maupun video, yang diunggah pada Instagram stories. Ketika terdapat pengguna lain yang bergabung pada topik yang telah dibuat maka akan muncul notifikasi pada pembuat topik, dan respon dari pengguna lain dikumpulkan kemudian dapat dilihat apabila stiker diketuk. Namun untuk pengguna akun privat respon yang telah diunggah pada Instagram stories hanya dapat dilihat oleh orang yang mengikuti mereka.
Penggunaan fitur ini dianggap cukup mudah karena pengguna hanya perlu menekan tombol navigasi setelah memilih foto pada Instagram Stories lalu pengguna dapat memilih stiker Add Yours dan mengisi topik yang akan dibagikan. Penggunaan fitur ini juga dimanfaatkan oleh pengguna Instagram untuk meningkatkan engagement penggunanya, selain itu dengan adanya fitur ini pengguna dapat menemukan lebih banyak orang untuk diikuti. Dengan memulai suatu topik yang sedang ramai dibahas para pengguna Instagram maka akan menarik mereka untuk berpartisipasi dan semakin banyak orang yang melihat akun dan mulai mengikuti pembuat topik. Selain itu jika sering bergabung pada topik yang dibuka orang lain, maka akan semakin banyak orang yang melihat stories dan mengetahui akun anda. Hal itu sangat menguntungkan dalam kenaikan jumlah pengikut dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan interaksi dengan para pengikut baru. Apabila dapat menjalin interaksi dengan baik pada para pengikut baru maka akan meningkatkan engagement dan dapat dimanfaatkan untuk melakukan promosi melalui platform Instagram. Oleh karena itu fitur ini dianggap memberikan dampak positif pada bisnis online. Para pengguna Instagram yang memiliki bisnis online dapat menunjukkan dagangannya melalui fitur ini, misal dengan topik “Tunjukkan Barang Daganganmu” sehingga apabila topik ini diikuti oleh banyak orang maka semakin banyak pula yang mengenal barang yang kalian jual. Selain untuk bisnis online kenaikan engagement karena fitur ini dapat dimanfaatkan untuk membuka paid promote atau endors yang dapat menghasilkan uang yang cukup menjanjikan, pengguna dapat membagikan rekomendasi barang yang dipakai untuk memperkenalkan barang tersebut pada pengguna lain.
Namun disisi lain fitur ini mendapat berbagai peringatan karena dianggap mampu menyebarkan data pribadi pengguna Instagram melalui unggahan story. Misalnya topik Add Yours yang sering kali muncul mengenai tantangan untuk menyebut umur pengguna, nama panggilan, tanggal lahir, foto, alamat rumah, dan sebagainya. Telah terdapat beberapa orang pula yang mengaku menjadi korban karena mengikuti tren ini. Dengan membagikan informasi pribadi pada Instagram stories yang dapat dilihat oleh banyak orang sangat memungkinkan untuk menjadikan modus penipuan, misalnya penipu akan mengaku sebagai kerabat atau teman masa kecil yang meminta pertolongan untuk mengirimkan uang selain itu pengguna yang menyebarkan informasi pribadi dapat dijadikan celah orang lain untuk melakukan pinjaman online dengan identitas yang disebarkan melalui stories. Maka disarankan bagi para pengguna Instagram untuk selalu berhati-hati dalam mengikuti tren, dalam adanya tren Addd Yours sendiri dianggap tidak semua berbahaya, namun kita juga harus dapat membedakan informasi yang bersifat pribadi dan informasi yang bisa disebarkan menjadi konsumsi publik.
POST TEBARU
- Kimia untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Nilai Ujian
- Telaah Kritis terhadap Perubahan Kurikulum di Indonesia: Transformasi Pembelajaran atau Pergantian Program Kerja?
- Juara 3 lomba bola volly
- Simfoni Keberagaman Mengalun Damai di Tanah Pendidikan dan Kebudayaan hvs
- Whoos Ambisi Modernisasi dan Beban Finansial