Memaknai Bagaimana Sarjana Indonesia Seharusnya

Tanggal : 18 Oct 2023

Ditulis oleh : DINI CHANDRA PUTRI

Disukai oleh : 0 Orang

Hari Sarjana Nasional diperingati sebagai hari dimana para sarjana di Indonesia merayakan civitas akademiknya sebagai sarjana ternama di Tanah Airnya sendiri. Peringatan ini pertama kali muncul usai akun Twitter Kemendikbud membagikan cuitannya mengenai Hari Sarjana Nasional pada 29 September 2014 silam. Dalam unggahan tersebut tertulis “Selamat Hari Sarjana Nasional” Hingga saat ini, setiap tanggal 29 September diperingati sebagai Hari Sarjana Indonesia. Perayaan biasanya digelar di Perguruan Tinggi dan ucapan selamat bertebaran di media sosial atas pencapaian seseorang terhadap aktivitas akademiknya yang telah diselesaikan selama duduk di bangku Perguruan Tinggi.

Dengan adanya ucapan tersebut, muncullah gerakan dari para instansi pendidikan di Indonesia yang mengucapkan “Selamat Hari Sarjana Nasional” pada salah satu postingannya. Sehingga, para gerakan instansi tersebut ikut serta dalam berpartisipasi merayakan Hari Sarjana Nasional. Selain itu, karena munculnya postingan tersebut banyak para pengguna Twitter yang ramai menggunakan tagar #HariSarjanaNasional yang kemudian menjadi trending topik di media sosial, khususnya di Twitter maka, ini menjadi kearifan dalam sebuah sikap keempatian.

Dari laman ITS disebutkan, secara historis, bahwa perayaan ini belum memiliki landasan yang valid. Dalam hal tersebut, kemungkinan besar perayaan Hari Sarjana Nasional pada dasarnya merupakan suatu gerakan yang dilakukan melalui media sosial dengan menggunakan tagar #Hari Sarjana Nasional yang belum memiliki skema makna dalam bidang itu sendiri. Hal tersebut, menjadi acuan jika pernyataan itu dibuat dengan tidak berdasarkan landasan-landasan yang akurat dan terperinci.

Dalam kategori Hari Sarjana itu sendiri, dapat dikatakan suatu perayaan yang tersembunyi/tidak dapat dilihat dan diketahui secara detail kapan, dan apa maksudnya suatu perayaan itu diadakan. Hingga menimbulkan apa sebab dari perayaan itu digelarkan dan untuk apa perayaan tersebut dimunculkan. Dan sampai kepada, manfaat dan makna apa yang terkandung dalam perayaan tersebut. Pada dasarnya hal ini dapat dilihat dari tanggal pada suatu kalender yang tidak dapat menyatakan apa-apa mengenai perihal tersebut.

Hal tersebut dapat dijelaskan menurut Raden Mas Panji Sosrokartono sebagai sarjana pertama di indonesia, yang menurut pendapatnya adalah gelar merupakan amanah dan tanggung jawab agung untuk melakukan yang terbaik. Pada intinya, sebagai sarjana-sarjana

 

indonesia bisa dijadikan sebagai pemacu landasan, gagasan, argumentasi, pengolah pola pikir yang produktif, mengayomi masyarakat sekitar demi menyongsong masa depan negara supaya menjadi negara yang lebih produktif dan efisiensi dalam berbagai bidang. Tidak hanya itu, para sarjana-sarjana indonesia juga mesti bisa menciptakan elemen-elemen emas yang bisa menjadi sandaran suatu kesatuan yang utuh dalam sebuah pondasi negeri.

Maka, makna dari Hari Sarjana itu sendiri adalah memotivasi untuk para generasi muda supaya menjadi aset perkembangan dan pertumbuhan metodologi negara dalam membawa agen perubahan pada masyarakat sebagai ruang solusi suatu masalah yang terjadi, Berani bekerja keras demi menciptakan kontribusi dalam pembangunan dan kemajuan bangsa.

Dengan memiliki gelar sarjana, seseorang cenderung dianggap memiliki kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan dan menguntungkan dalam mengisi suatu bidang-bidang dunia pekerjaan. Namun, gelar sarjana bukanlah tujuan akhir, melainkan awal perjalanan dari pembelajaran seumur hidup. Mampu merealisasikan dalam lingkup kecil dan besar yang membawa bangsa kepada sistem akademik/non akademik yang terdidik menjadi jiwa yang bermoral, akhlakul karimah dan yakin atas segala sesuatu kita percaya kepada Allah SWT.

bukti korannya : https://m.harianmomentum.com/read/49750/harian-momentum-edisi-18-oktober-2023




POST TERKAIT

POST TEBARU