Membentuk Generasi Unggul: Mahasiswa Calon Pendidik Yang Berkualitas

Tanggal : 06 Feb 2024

Ditulis oleh : ROHIMA ISNAINI JUNININGSIH

Disukai oleh : 0 Orang

Pendidikan merupakan fondasi untuk membentuk generasi yang unggul. Generasi muda adalah calon generasi penerus bangsa yang dapat dibentuk menjadi generasi unggul. Generasi unggul adalah generasi yang memiliki kecerdasan dan karakter yang baik, selalu memberi dampak positif untuk diri sendiri, sesama dan orang lain di sekitarnya. 

Mahasiswa adalah calon generasi bangsa untuk mencapai suatu pembaharuan bangsa agar lebih maju. Peran mahasiswa sangatlah penting dalam pembentukan negara yang lebih maju. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi calon intelektual. Sebagai lulusan sarjana tentunya mereka dituntut agar dapat menjadi generasi yang lebih maju dibandingkan dengan lulusan dibawahnya. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa dilihat dari kualitas akademik maupun non-akademik.

Kualitas akademik dapat dimaksimalkan melalui belajar di kelas, diskusi, serta kegiatan lainnya yang mengasah kecerdasan mahasiswa. Sedangkan kualitas non-akademik dapat dimaksimalkan dengan mengikuti organisasi yang dapat mengembangkan skill atau dapat pula mengikuti kegiatan seminar dan kegiatan lainnya. 

Mahasiswa menjadi jembatan pembaruan di dalam bangsa. Maka, mahasiswa harus memiliki kesadaran bahwa mereka memiliki tanggung jawab yang besar agar dapat menjadikan negara menjadi lebih maju. Sebagai calon pendidik yang berkualitas, mahasiswa di berikan tanggung jawab yang besar untuk membawa perubahan dalam suatu bangsa. 

Calon guru berkualitas adalah faktor yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pendidikan dimasa yang akan datang. Penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan baik dan lancar dengan adanya guru yang berkualitas. Maka, kualitas guru sangat dibutuhkan untuk membawa dampak yang baik serta pendidikan yang berkualitas. Pendidikan dikatakan berkualitas apabila kegiatan belajar mengajar saling berhubungan. Untuk menciptakan guru yang berkualitas, maka calon guru harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin, agar dapat menjadi guru yang berkualitas. 

Guru yang berkualitas yaitu guru berkinerja tinggi yang dapat mengoptimalkan kompetensinya sebagai seorang pendidik. Kinerja seorang guru sangat berkaitan erat dengan kemampuan dan kecakapan yang dimiliki dalam melakukan tugasnya sebagai seorang pendidik yang membina peserta didiknya untuk mencapai tujuan dari pendidikan. Menurut Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat hal- hal yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan, yaitu kebijakan, kepemimpinan kepala sekolah, infrastuktur, dan proses pembelajaran.

Meningkatkan kualitas guru dapat dilakukan dengan cara: Pertama Melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, semakin tinggi jenjang pendidikannya semakin baik pula kualitasnya. Kedua Mengikuti pelatihan yang menunjang kualitas guru, seperti mengikuti seminar-seminar . Ketiga Aktif melakukan penelitian, seperti di kelas, di sekolah lain, dan lain sebagainya. Keempat, Menciptakan budaya organisasi pembelajaran. Kelima, Lebih banyak membaca, agar dapat menambah pengetahuan dan wawasan yang luas.

Calon guru yang berkualitas nantinya akan mencerdaskan generasi penerus dengan maksimal. Hal tersebut perlu didukung oleh penguasaan kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap calon guru, yaitu kompetensi pedagogis, kompetensi sosial, kompetensi profesional, dan kompetensi kepribadian. Kompetensi seorang guru perlu ditingkatkan terus-menerus agar memungkinkan guru untuk menambah pemahaman yang lebih dalam, mengenai mata pelajaran yang diajarkan.

Peran guru adalah mengajar dan guru yang berkualitas yaitu mampu menjelaskan materi pelajaran dengan baik dan benar sehingga mudah dipahami oleh peserta didiknya. Menciptakan calon guru yang berkualitas tidak mudah. Maka, dibutuhkan pelatihan-pelatihan khusus untuk dapat menciptakan guru yang berkualias dan berkompetensi tinggi. 




POST TERKAIT

POST TEBARU