Memberdayakan Diri saat Pandemi

Tanggal : 16 Apr 2021

Ditulis oleh : TAFANI

Disukai oleh : 0 Orang

Pandemi bukan lagi sesuatu yang asing dalam kehidupan di berbagai negara. Seperti yang kita rasakan, pandemi yang melanda dunia ini membawa efek yang luar biasa. Banyak sekali sesuatu yang hilang, kebiasaan-kebiasaan yang berubah. Manusia hanya bisa berencana seindah mungkin, hanya bisa melakukan usaha sebatas kemampuan masing-masing. Pandemi memang mendatangkan berbagai hal-hal negatif, tetapi apapun yang terjadi di dunia ini tidak terlepas dari hikmah yang akan kita dapatkan. Kondisi seperti pandemi ini bukan saatnya kita untuk bergantung kepada orang lain, tetapi sebaliknya kita harus memperdayakan diri agar berdaya guna di tengah pandemi yang masih merajalela ini. Pandemi menjadikan kita seolah-olah harus keluar dari zona nyaman, tapi perlu kita pikirkan bahwa keluar dari zona nyaman tidak selalu tentang keterpurukan. Keterpurukan hanya ada dalam angan-angan tetapi dalam kehidupan nyata kita semua mampu meraih kesuksesan, karena hidup itu tidak ada artinya tanpa sebuah perjuangan.

            Berada dalam zona nyaman memang terasa begitu familiar, zona nyaman memang terasa aman, tanpa bahaya, tetapi tidak terdapat sesuatu yang menarik  terjadi di dalamnya. Definisi keluar dari zona nyaman bisa kita artikan sebagai usaha untuk memperbaiki diri, usaha untuk mengembangkan bahkan memperbarui serta menambah kemampuan yang kita miliki. Karena keluar dari zona nyaman akan mendorong kita untuk memperdalam pengetahuan tentang apa yang kita inginkan dan apa yang kita cari dalam kehidupan. Keluar dari zona nyaman juga merupakan langkah untuk meng-upgrade diri. Erat kaitannya dengan istilah pemberdayaan diri atau self empowerment yang merupakan suatu konsep memanfaatkan potensi diri sendiri demi meningkatkan produktivitas dalam kehidupan.

            Seseorang akan mengambil keputusan-keputusan positif, ketika mereka beranggapan bahwa keputusan tersebut bermakna bagi dirinya dan sesuai dengan nilai dan tujuan dalam hidupnya. Self empowerment atau memberdayakan diri bukan hanya sekedar perasaan seseorang, melainkan sebuah aksi nyata yang disalurkan melalui prilaku dan pilihan hidup seseorang. Terdapat beberapa langkah self empowerment yang bisa kita lakukan saat pandemi diantaranya: langkah yang paling pertama mengenali diri sendiri, pikirkan kelebihan dan kekurangan yang ada dalam diri kita dan lingkungan sekitar kita. Kenali bagaimana cara kita bepikir, bagaimana cara kita menyelesaikan masalah bahkan kita harus mengenali jenis keterampilan yang kita miliki. Selain itu, kita harus mengenali kualitas pertemanan kita dan juga mengenali budaya sekitar kita. Jadikan semua informasi tersebut sebagai pondasi awal untuk self empowerment.

            Langkah yang kedua mengikuti dan mengarahkan diri kita  pada nilai dan prinsip hidup yang bermakna bagi diri kita. Setiap orang pastinya memiliki nilai dan prinsip yang berbeda-beda, kini saatnya kita merenungi nilai-nilai yang terasa penting bagi diri kita. Bagaimana caranya? Kita bisa memikirkan situasi seperti apa yang dengan situasi tersebut hati kita merasa terpuaskan dan terpenuhi. Prinsip-prinsip dalam hidup bisa kita dapatkan juga dari tokoh-tokoh yang kita kagumi di luar sana. Saat ini, banyak sekali media untuk mencari inspirasi, dan saat pandemi ini pekerjaan sebagai Influencer (seseorang yang bisa memberikan pengaruh bagi masyarakat) sangat banyak, itu artinya bisa media yang tersedia bisa kita manfaatkan untuk menemukan prinsip-prinsip melalui Influencer. Setelah memiliki nilai dan prinsip hidup kita akan tahu langkah-langkah apa yang harus kita jalani agar sampai pada tujuan yang kita inginkan. Semua langkah-langkah tersebut tidak akan ada artinya tanpa dibarengi dengan kepercayaan dalam diri kita karena keduanya memiliki keterkaitan yang sangat erat.

            Langkah yang ketiga mengasah keterampilan kita dan terus menerus berlatih. Salah satu dari sekian banyak hikmah yang dapat kita ambil di masa pandemi adalah banyak menghabiskan waktu dirumah. Waktu yang tersedia lebih banyak dari sebelumnya di rumah kita bisa melakukan berbagai kegiatan yang kita inginkan, seperti belajar memasak, belajar bercocok tanam, membuat konten-konten youtube yang menarik, mengikuti pelatihan online di mana-mana yang akan menambah komunitas pertemanan kita, menjadi volunteer di berbagai media yang memberikan inspirasi bagi orang lain. Saat inilah waktu yang tepat untuk memberi kesempatan kepada diri kita untuk mengembangkan keterampilan.

            Seseorang yang memiliki self empowerment yang tinggi maka dia memiliki tingkat kecemasan yang rendah dan akan jauh dari kondisi stres begitupun sebaliknya jika seseorang memiliki self empowerment yang rendah maka seseorang tersebut mudah cemas dan akan mudah juga dilanda stres. Pentingnya self empowerment saat pandemi ini kita bisa menghadapi berbagai situasi dan kondisi lingkungan yang seringkali menghambat kita untuk menggapai mimpi. Oleh karena itu, di tengah-tengah pandemi ini mari kita sama-sama bangkit untuk memperdayakan diri dimulai dengan mengukur kekuatan dalam diri kita masing-masing.




POST TERKAIT

POST TEBARU