Meningkatkan Fokus Pembelajaran Daring di Bulan Suci Ramadhan
Tanggal : 29 Apr 2021
Ditulis oleh : MUHAMAD ADITYA HIDAYAH
Disukai oleh : 0 Orang
Saat bulan ramadhan datang, kosentrasi belajar siswa yang semakin menurun selalu menjadi keluhan. Yang awalnya siswa terlihat semangat dalam belajar, namun saat bulan puasa, semangat ini mulai berkurang di kelas. Terlebih karena pembelajaran yang dilakukan secara daring, tingkat kosentrasi siswa cenderung menurun. Siswa terlihat mengantuk, kurang fokus, wajah sayu, dan tidak bersemangat. Hal ini disebabkan karena adanya rasa lapar, haus dan mengantuk yang bercampur aduk.
Puasa tidak hanya sebatas ibadah yang berpahala bagi yang menjalankannya, tetapi terdapat manfaat yg jauh lebih besar bagi tubuh, termasuk di perkembangan otak. Saat puasa ada perubahan pola makan, dari tiga kali sehari menjadi dua kali sehari (ketika sahur dan buka). Hal ini penyebab konsentrasi belajar siswa menurun dan akhirnya motivasi saat mengikuti pembelajaran kelas menjandi rendah. Perlu diketahui bahwa berpuasa (penundaan asupan kalori) sangat baik untuk perkembangan otak. banyak penelitian mengungkapkan, bahwa ketika menjalankan ibadah puasa, sel-sel otak melakukan regenerasi dan membentuk struktur baru. Penelitian ini pernah di lakukan Hamed Ai Sinawi (2008), Universitas Harvard. Hasilnya, ketika puasa terjadi pembatasan dan pengaturan asupan kalori yang dapat menaikkan kinerja otak.
Hasil penelitian tersebut didukung juga olrh penelitian Mark Mattson (2014) yang menjelaskan bahwa puasa bisa mempercepat pertumbuhan neuron baru di otak. Fungsi neuron merupakan sebagai struktural serta fungsional sistem saraf. Neuron memiliki kemampuan konduktivitas (penghantar), kemampuan eksistabilitas (bisa dirangsang), serta kemampuan merespon.
Kemudian pertanyaan yang timbul; Mengapa ketika berpuasa kosentrasi belajar menurun? Apakah menurunnya konsentrasi disebabkan asupan kalori yang tidak mencukupi?
Jika dipahami lebih dalam, pada dasarnya dengan adanya pengurangan serta pembatasan konsumsi kalori saat puasa, justru membantu menaikkan penekanan dan produktivitas otak. Saat berpuasa, hormon opioids akan lebih efektif dipergunakan. Oleh karena itu otak dapat bekerja dengan baik dan mempekuat kemampuan mengingat seseorang.
Hal yang perlu diperhatikan siswa saat berpuasa diantaranya, mencukupi kebutuhan nutrisi ketika sahur serta berbuka puasa, istirahat yang cukup, dan tidak begadang larut malam. Karena, tubuh memerlukan istirahat, supaya metabolisme tubuh berjalan secara optimal sehingga siswa tidak akan lesu dan lemas saat pembelajaran di kelas.
Menurut Mei Fitria (2016) Penyebab konsentrasi saat di kelas terganggu bukan karena puasa, melainkan mengantuk yang diakibatkan kadar gula ke otak menurun, sehingga kinerja otak tergerus dan kurangnya asupan zat besi saat sahur.
Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan berdasarkan studi Mei Fitria (2016) agar menjaga kestabilan kosentrasi belajar ketika puasa.
Pertama, memenuhi nutrisi yang cukup saat sahur dengan mencukupan asupan karbohidrat, protein, vitamin, zat besi dan mineral. Asupan zat besi yang terpenuhi akan membantu tubuh dalam menyerap oksigen yang diantar ke otak dan berfungsi mencegah kantuk dan menjaga konsentrasi ketika dalam pembelajaran.
Kedua, istirahat yang cukup 7-8 jam per hari. Bertujuan untuk memperbaharui sel-sel yang rusak dan mengelola kembali memori atau informasi yang telah diterima.
Ketiga, menghemat penggunaan atau menjaga efektivitas pengeluaran tenaga, hindari kegiatan yang sia-sia dan lakukan kegiatan yang dibutuhkan saja.
Keempat, menciptakan lingkungan kelas yang kondusif, aktif, menyenangkan dan produktif bagi siswa. Tujuannya agar siswa lebih fokus dan mengikuti proses pembelajaran di kelas dengan semangat dan motivasi belajar yang tinggi.
Koran : Belitung Pos
Link :
https://drive.google.com/file/d/16NhBa6nFtRapLONNVUfx8HeE3UVElFtv/view?usp=drivesdk
POST TEBARU
- Kimia untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Nilai Ujian
- Telaah Kritis terhadap Perubahan Kurikulum di Indonesia: Transformasi Pembelajaran atau Pergantian Program Kerja?
- Juara 3 lomba bola volly
- Simfoni Keberagaman Mengalun Damai di Tanah Pendidikan dan Kebudayaan hvs
- Whoos Ambisi Modernisasi dan Beban Finansial