Menyoal Terkikisnya Budaya Nasional di Era Digital
Tanggal : 20 Dec 2023
Ditulis oleh : FADYA ULFA
Disukai oleh : 0 Orang
Budaya merupakan sebuah kebiasaan yang tumbuh didalam masyarakat turun temurun dari nenek moyang yang terus harus dilestarikan. Suryabrata (2009) mengungkapkan bahwa corak kehidupan seseorang ditentukan dan dipengaruhi oleh nilai kebudayaan yang dominan di dalam kehidupannya, dimana kebudayaan dianggap sebagai nilai tertinggi dalam menjalani kehidupannya sehari-hari.
Indonesia merupakan negara yang bersifat multikultural, memiliki adat atau kebudayaan, etnis, dan agama yang beraneka ragam. Dari keanekaragaman tersebut tentu memiliki kecenderungan kebiasaannya masing-masing atau dalam hal ini biasa disebut dengan budaya. Dari keberagaman tersebut tidak menjadi alasan juga untuk tidak saling menghormati di antara perbedaan yang ada, sesuai dengan yang tertuang di dalam Bhineka Tunggal Ika “Berbeda-beda tetapi tetap satu Jua”.
Melestarikan dan mengembangkan sebuah budaya bangsa merupakan sikap yang harus terus dikembangkan sebagai perwujudan sikap positif dalam menyikapi keragaman. Selain itu kebudayaan bangsa Indonesia sangatlah unik dan beraneka ragam. Menurut sensus BPS tahun 2010 Indonesia terdapat 300 etnis atau suku bangsa lebih tepatnya 1.340 suku bangsa yang tersebar di kepulauan yang ada di Indonesia dan Suku Jawa merupakan suku yang jumlahnya paling besar dengan mencapai 41% dari total populasi. Kebudayaan Indonesia harus dijaga kelestariannya dan harus tetap bertahan di tengah perkembangan teknologi, seiring masuknya budaya barat ke Indonesia.
Keberagaman budaya di Indonesia bukan lagi hal asing dimata dunia. Kementerian Pendidikan dan Budaya Indonesia melakukan pencatatan dan penetapan daftar warisan budaya tak benda. Per juni 2020, terdapat total 9.770 warisan budaya yang dicatat dan 1.086 diantaranya telah ditetapkan. Keberagaman budaya ini tentu tidak lepas dari spirit perjuangan para pendahulu untuk menjaga dan melestarikan budaya bangsa untuk bisa dinikmati oleh generasi-generasi setelahnya.
Peranan digital saat ini sangat penting dalam upaya menyebarkan kebudayaan Indonesia. Perputaran informasi yang cepat menyebabkan penyebaran informasi menjadi mudah untuk diakses oleh masyarakat, baik melalui internet, blog, media televisi maupun media sosial. Jadi untuk mengakses budaya-budaya yang dimiliki bangsa ini menjadi mudah, hanya menggunakan beberapa jari saja kita sudah disajikan beberapa informasi mengenai budaya yang kita inginkan.
Di era digital seperti sekarang ini, masyarakat sangat mudah mempelajari budaya asing yang sifatnya bertolak belakang dengan kebudayaan Indonesia. Hal tersebut mengancam kebudayaan Indonesia karena generasi penerus bangsa mulai mengikuti kebudayaan asing dan melupakan kebudayaan bangsanya sendiri. Sehingga masyarakat perlu diberikan kegiatan sosialisasi mengenai nilai-nilai kultural untuk menjaga eksistensi budaya Indonesia agar tidak tergantikan oleh budaya asing.
Banyak masyarakat Indonesia yang kurang akan pemahaman dengan nilai-nilai kultural, sehingga menyebabkan tidak kepedulian dengan kebudayaan bangsa sendiri. Nilai-nilai kultural bangsa ini harus dipahami dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat. Dengan penerapan nilai-nilai kultural bangsa tersebut, masyarakat akan lebih menghargai dan mencintai kebudayaan bangsa sendiri.
Kehadiran media digital membuat para penerus bangsa meninggalkan nilai-nilai kultural bangsa, sehingga mereka lebih memilih bermain dengan dunia teknologi yang lebih modern. Saat ini, para penerus bangsa atau anak muda sudah jarang sekali melestarikan budaya tradisional Indonesia, jarang dari mereka yang mengenal dekat dengan permainan tradisional, tarian tradisional, dan alat musik tradisional. Jika dihitung dari banyaknya anak muda saat ini, pasti hanya sedikit yang mengetahui tentang budaya tradisional Indonesia.
Para anak muda saat ini jika dikenalkan dengan budaya tradisional mereka akan asing dengan budaya tersebut, karena mereka lebih mengenal budaya modern daripada budaya tradisional. Anak muda di era digital saat ini lebih memilih dengan gadgetnya, mereka menganggap bahwa gadget adalah dunianya. Maka perlu upaya dari orang tua dan juga lingkungan untuk memberikan pemahaman pelestarian budaya tradisional kepada anak muda.
Upaya untuk meningkatkan pemahaman serta partisipasi masyarakat Indonesia terhadap pelestarian kebudayaan Indonesia dapat dilakukan dengan mengajarkan dan memperkenalkan budaya ke generasi muda. Pengenalan ini dapat dilakukan dengan memperkenalkan budaya lokal setempat berdasarkan nilai – nilai kultural yang berlaku. Saat ini banyak media yang digunakan sebagai wadah promosi terkait kebudayaan, media yang berpengaruh besar untuk memperkenalkan budaya adalah media sosial.
Media sosial bisa menjadi tempat untuk merekam setiap jejak kebudayaan Indonesia agar terus berkembang dan tidak hilang di telan oleh zaman. Selain itu, masyarakat juga bisa memproduksi sebuah konten budaya, atau berpartisipasi dalam distribusi konten dengan membagikan konten budaya yang di produksi oleh orang lain. Ini menjadi hal positif agar kebudayaan Indonesia bisa dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia.
Sebagai bangsa Indonesia seharusnya mempunyai kesadaran untuk mempertahankan budaya yang sudah turun-temurun diwariskan oleh leluhur kita. Dengan adanya budaya kita seharusnya lebih mencintainya dan tidak termakan oleh media digital yang semakin berkembang. Penerus bangsa harus lebih pintar lagi dalam memanfaatkan media digital agar budaya yang sudah ada tidak hilang begitu saja dan harus seimbang menyetarakan antara media digital dan budaya bangsa sendiri.