Santri Garda Terdepan Perombak Nilai Minus Bangsa
Tanggal : 23 Oct 2021
Ditulis oleh : JULIASIH SULAMI
Disukai oleh : 0 Orang
Indonesia merupakan negara kepulauan dengan mayoritas penduduk muslim terbanyak di dunia. Tingginya jumlah santri yang ada di Indonesia membuktikan bahwa Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama islam.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, jumlah pesantren di Indonesia pada Triwulan I-2021 sebanyak 31.385 pondok pesantren dengan jumlah santri sekitar 4,29 juta . Tersebar di berbagai wilayah Indonesia mulai dari pondok pesantren klasik hingga pondok pesantren modern. Meskipun jumlah santri di Indonesia banyak tetapi banyak juga masyarakat yang beranggapan bahwa santri hanyalah nama islam dari penerus bangsa. Tidak ada pengaruhnya untuk negara. Itu merupakan persepsi salah yang diterima masyarakat.
Seiring berjalannya waktu, mengikuti arus gobalisasi santri mampu membuktikan eksistensinya untuk Indonesia. Dalam bidang sains, sosial maupun keagamaan. Dapat dibuktikan dengan berbagai hal baru yang diciptakan santri untuk kemajuan bangsa.
Dalam bidang sains,banyak santri yang membuat pembaruan baru untuk indonesia melalui temuan – temuan sains yang berguna untuk kemajuan bangsa. Hal ini dapat menjadi dukungan untuk pendidikan, teknologi dan perubahan Indonesia menjadi lebih baik.
Selain itu, peran sosial santri dalam masyarakat juga membantu permasalahan besar yang ada di Indonesia. Dalam aspek ekonomi dan kemiskinan. Produktivitas santri dalam bidang ekonomi dapat meningkatkan perekonomian bangsa. Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 ini. Peran santri dalam pergerakan UMKM rakyat membantu Indonesia bangkit dari krisis ekonomi. Karena dengan aktivitas ekonomi yang dilakukan santri mi mampu membangkitkan perekonomian pedagang-pedagang kecil yang terdampak Covid-19.
Dan juga adanya inovasi usaha kewirausahaan yang di kembangkan banyak pondok pesantren yang tersebar di berbgai pelosok negeri ini. Contohnya dengan pembudidayaan tanaman dan kebutuhan lain yang selalu menjadi target pasar di masyarakat. Hal ini merupakan contoh keci guna meminimalisir angka kemiskinan Indonesia.
Dalam konteks keagamaan, santri juga mempunyai pengaruh yang besar terhadap negara. Peran dan pengamalan paham Aswaja ( Ahli Sunnah Wal Jamaah ) dapat menampik paham-paham yang belakangan berkembang di Indonesia. Dimana paham ini berbanding terbalik dengan pancasila yang menjadi dasar Indonesia. Jadi semaksimal mungkin harus kita cegah untuk keutuhan bangsa ini.
Yaitu dengan menanamkan keimanan dalam diri pribadi masyarakat. Karena dengan memiliki keimanan yang kuat maka segala hal yang akan kita lakukan akan sejalan dengan agama dan nilai bangsa. Peran santri dalam menyampaikan ajaran islam di masyarakat dapat memperkuat jiwa ketuhanan agar tidak terjadi perpecahan dalam diri bangsa ini.
Dalam beberapa waktu terakhir banyak santri yang berprestasi bahkan hingga ke luar negeri. Ini membuktikan bahwa santri bisa membawa perubahan untuk Indonesia. Dari mulai aspek pendidikan,ekonomi dan juga keagamaan.
Eksistensi santri di Indonesia terhadap dunia semakin meluas. Hadirnya santri yang dilihat dari keseharian dalam masyarakat dapat menutupi nilai minus atau kekurangan bangsa Indonesia. Bahkan dengan harapan mampu mengubah kekurangan Indonesia menjadi kelebihan bangsa yang melekat sebagai identitas negara.
Kolaborasi santri, pemerintah dan masyarakat diharapkan bisa mengubah Indonesia menjadi negara maju yang tetap berlandaskan islam dan pancasila. Semoga hari ini dan hingga kedepannya santri bisa menjadi garda terdepan dalam merombak kekurangan bangsa menjadi bangsa yang lebih maju. Selamat Hari Santri untuk Indonesia. Tetap jaya, santri maju, Indonesia bisa.