UMKM dan Dunia Bisnis Online
Tanggal : 05 May 2021
Ditulis oleh : SUPATMI WULANDINI
Disukai oleh : 1 Orang
Bisnis online merupakan kanal pemasaran yang tumbuh paling cepat di Indonesia. Perkembangan pertumbuhan pengguna internet yang tinggi di Indonesia memunculkan peluang bisnis usaha secara online. Hantaman pandemi covid-19 di awal tahun 2020 semakin membuat peluang usaha online bermunculan karena orang harus tinggal dirumah dan melakukan aktivitas secara online. Bisnis online dapat dilakukan oleh semua kalangan termasuk para pelaku UMKM.
Para pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) masa kini harus bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemasaran tidak bisa lagi hanya melalui toko konvensional, namun harus merambah ke dunia bisnis online. Perkembangan teknologi telah merubah gaya hidup masyarakat yang lebih suka berbelanja secara online daripada berbelanja di toko konvensional. Untuk itu para pelaku UMKM harus bisa mengelola toko online diberbagai platform marketplace agar pertumbuhan bisnis semakin berkembang.
Hal ini sesuai dengan data pada SimilarWeb kategori marketplace di Indonesia bahwa Tokopedia memimpin pasar belanja online di Indonesia. Dari data tersebut, selama periode Januari 2021, platform anak bangsa tersebut memimpin dengan traffic share sebesar 32,04 persen, dengan jumlah kunjungan 129,1 juta. Porsi kunjungan melalui mobile mendominasi sebesar 62,7 persen, sedangkan dari desktop 37,3 persen. Rata-rata durasi kunjungan 6 menit 37 detik.
Peringkat kedua ditempati Shopee dengan traffic share sebesar 29,78 persen dan jumlah kunjungan bulanan sebanyak 120 juta. Shopee paling banyak diakses melalui mobile dengan persentase sebanyak 72,4 persen dan desktop 21,3 persen. Rata-rata durasi kunjungan 6 menit 30 detik. kunjungan 6 menit 30 detik. Sementara Bukalapak di peringkat ketiga dengan traffic share 8,23 persen dan jumlah kunjungan bulanan sebanyak 13,58 juta.
Dari ketiga platform tersebut dapat dilihat bahwa minat belanja konsumen pada masa kini adalah berbelanja online. Konsumen akan membeli produk yang dapat memuaskan nafsu mata dalam melihat produk di media sosial. Para pelaku UMKM harus semakin cerdas dalam memberikan kepuasan pelayanan terhadap konsumen. Untuk itu para pelaku UMKM harus memperhatikan 3 hal penting dalam mendukung perkembangan UMKM agar produktif.
Pertama, produksi yang dihasilkan harus berkualitas baik, mempunyai nilai lebih dari produk lain dan dapat bersaing di pasar serta memiliki proses pengemasan yang baik. Situasi sekarang dimana dengan sistem digitalisasi pembeli bisa berasal dari daerah yang jauh sehingga barang-barang dihasilkan harus dapat tiba di tangan pembeli dalam keadaan baik.
Kedua, pada masa new normal membuat distribusi produk terganggu sehingga barang kiriman yang dipesan menjadi lama diterima. UMKM harus memiliki konsep delivery yang baik sehingga barang hasil produksi bisa tepat waktu sampai ditangan konsumen sesuai dengan konsep produktivitas. Para pelaku UMKM dapat bekerja sama dengan agen pengiriman barang yang sesuai dengan produk yang dijual.
Ketiga, dengan kondisi yang terjadi saat ini ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam masalah promosi. Untuk memasarkan produknya UMKM dapat lebih menggencarkan promosi melalui media sosial atau media lainnya agar masyarakat mengetahui produk yang dihasilkan. Selain itu pemasaran dapat dilakukan di facebook ads dan instagram ads serta endors selebgram. Pemasaran juga membuka peluang bagi produk dalam negeri untuk lebih mampu bersaing dengan produk luar.
Jika ketiga hal penting tersebut dapat dikuasai oleh para pelaku UMKM maka pendapatan mereka akan naik dengan cepat dan produk yang dijual mudah untuk ditemukan oleh konsumen. Selain itu para pelau UMKM juga dapat membuka lapangan pekerjaan lebih banyak sehingga membantu mengurangi pengangguran di Indonesia.
Redaksi : mata banua
Link : https://matabanua.co.id/2021/05/05/e-paper-harian-pagi-mata-banua-rabu-5-mei-2021/
POST TEBARU
- Kimia untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Nilai Ujian
- Telaah Kritis terhadap Perubahan Kurikulum di Indonesia: Transformasi Pembelajaran atau Pergantian Program Kerja?
- Juara 3 lomba bola volly
- Simfoni Keberagaman Mengalun Damai di Tanah Pendidikan dan Kebudayaan hvs
- Whoos Ambisi Modernisasi dan Beban Finansial