Waspada Bahaya Pornografi Online Bagi Anak
Tanggal : 04 Oct 2021
Ditulis oleh : SUPATMI WULANDINI
Disukai oleh : 0 Orang
Pornografi merupakan segala konten dalam berbagai bentuk media komunikasi atau pertunjukan dimuka umum yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan. Di era digital sekarang ini banyak bentuk-bentuk pornografi yang dilakukan secara online, hal ini didukung karena semakin mudahnya seseorang dalam mengakses berbagai ruang digital. Mudahnya seseorang dalam mengakses berbagai media sosial memberikan kesempatan bagi pelaku pornografi untuk melakukan pelecehan seksual secara online.
Pelecehan seksual merupakan perilaku yang melanggar norma kesopanan dan kesusilaan yang tidak diinginkan oleh orang lain. Pelecehan seksual bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, termasuk melalui media sosial. Pelecehan seksual dan pornografi melalui ruang digital banyak menimpa perempuan dan anak-anak dengan beragam bentuk seperti tulisan, suara, animasi, gambar, foto dan video.
Pelecehan seksual bisa dimulai dari hal yang sederhana misalnya berkenalan melalui media sosial. Hubungan yang terjalin dapat berkelanjutan hingga saling menukar foto maupun video yang terkandung seks didalamnya. Pada suatu saat sang korban akan diancam oleh pelaku akan menyebarkan video atau foto tersebut jika tidak mengikuti keinginan pelaku (Ramadhan,2020).
Untuk itu orang tua harus waspada dengan ancaman pornografi anak melalui media sosial dan lebih memberikan perhatian kepada anaknya agar anak dapat terhindar dari bahaya pornografii namun tetap memaksimalkan penggunaan ruang digital untuk keperluan yang lebih positif. Menurut literasidigital.id terdapat beberapa tips bagi orang tua agar anaknya dapat terhindar dari bahaya pornografi yaitu :
Pertama, memberikan perhatian, kasih sayang dan penghargaan kepada anak. Perhatian dan kasih sayang dari orang tua kepada anak sangatlah penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Dengan adanya kasih sayang dan perhatian yang cukup dari orang tua maka anak cenderung merasa nyaman dan aman sehingga apabila terjadi sesuatu kepada dirinya anak tersebut tidak canggung dan berani mengkomunikasikan permasalahan tersebut kepada orang tuanya.
Memberikan penghargaan kepada anak dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak untuk terus melakukan hal-hal positif kedepannya dan cenderung menghindari sesuatu yang negatif. Selain itu memberikan penghargaan kepada anak akan menumbuhkan rasa bahagia dan menunjukkan bahwa orang tua mendukung dan mengetahui kegiatan yang dilakukan anaknya serta prestasi yang telah dicapai.
Kedua, dampingi anak ketika mengakses internet. Dalam mengakses internet anak perlu didampingi agar tidak terjerumus ke dalam pornografi online. Pendampingan ini dapat diartikan sebagai memberikan pengarahan kepada anak namun tidak mengekang anak dalam bermedia sosial. Ketiga, memberi anak pemahaman tentang internet sehat. Internet sehat perlu diajarkan kepada anak agar anak paham untuk menggunakan internet secara bijaksana untuk kepentingan yang dapat meningkatkan kualitas diri bukan internet yang dapat menjerumuskan.
Keempat, mengenali teman dan lingkungan sekitarnya untuk pencegahan. Pergaulan dengan teman sebaya juga sebaiknya dipantau oleh orang tua agar anak tidak terjerumus kedalam pergaulan yang negatif. Kelima, menempatkan komputer diruang keluarga. Hal ini dapat mempermudah orang tua dalam memantau anak menggunaan internet serta dapat mengontrol waktu anak dalam menggunakan internet.
Keenam, menyepakati aturan bersama mengenai penggunaan media sosial. Orang tua dapat menawarkan kesepakatan kepada anak terkait penggunaan media sosial agar anak bisa bertanggungjawab atas kesepakatan tersebut sehingga mengurangi kesempatan menjadi korban pornografi online. Selain itu dengan kesepakatan antar orang tua dan anak maka orang tua akan semakin mudah dalam mengawasi anak menggunakan mendia sosial.
Ketujuh, memberikan pendidikan seks sesuai tumbuh kembang anak. Pendidikan seks sangatlah penting diajarkan kepada anak tentunya disesuaikan dengan usia anak agar mudah dipahami dan dimengerti sehingga anak dapat menghindari penyimpangan seks. Kedelapan, memasang aplikasi pengaman pada komputer maupun hp. Aplikasi ini sangat bermanfaat dan praktis untuk memantau pencarian anak dalam bermedia sosial.
Kesembilan, melatih anak agar mampu berkata tidak pada pornografi. Ketika anak mampu berkata tidak pada pornografi maka pelaku pornografi tidak akan bisa menjadikan anak tersebut sebagai korban dan anak akan menjauhi hal negatif tersebut. Terakhir, bila anak ketahuan mengunjungi situs pornografi maka ingatkan kembali dampaknya. Anak sebaiknya di ingatkan kembali dampak buruk dari pornografi dengan cara penyampaian yang hati-hati namun mudah dipahami anak agar anak tidak merasa takut dan tetap mempercayai orang tuanya.
Koran : Mata Banua
https://matabanua.co.id/2021/10/03/waspada-bahaya-pornografi-online-bagi-anak/