Literasi? Pentingkah bagi Anak Usia Dini?

Tanggal : 08 Apr 2021

Ditulis oleh : MASITA ZUMNA MAULIDA

Disukai oleh : 1 Orang

Literasi merupakan keahlian seseorang dalam hal membaca dan menulis, dengan membaca, seseorang dapat mengerti tulisan yang ada di buku maupun simbol-simbol di jalan. Sedangkan keahlian menulis, berguna untuk membantu seseorang dalam menulis suatu hal yang diinginkannya. Meskipun literasi sangat penting untuk membantu kehidupan seseorang dalam bekerja dan belajar, namun di zaman sekarang, masih banyak warga Indonesia yang belum mendapat pelajaran literasi yang baik, atau bisa diartikan masih banyak masyarakat Indonesia yang buta huruf dan tidak bisa menulis.

Hal ini ditunjukkan melalui hasil penelitian yang dilakukan oleh Progress In International Reading Literacy Study yang mencatat bahwa prestasi literasi anak Indonesia kelas 4 SD hanya mendapat ranking 41 dari 45 negara. Penelitian lain yang dilakukan oleh UNESCO pada tahun 2012 juga menghasilkan suatu data, yaitu minat baca anak Indonesia 0,001 atau dari 1000 orang hanya 1 orang yang berminat untuk membaca. Hal ini sangat disayangkan karena membaca merupakan cara agar seseorang dapat mengerti pelajaran dan simbol-simbol yang ditunjukkan oleh orang lain.

Dari dalam negeri pun telah melakukan penelitian tentang kemampuan membaca seorang remaja 15 tahun di Indonesia hanya dapat membaca tanpa bisa mengerti makna dari tulisan tersebut. Padahal seorang anak umur 15 tahun seharusnya sudah jauh lebih mengerti tentang suatu hal yang tertulis. Berdasarkan data-data diatas berarti bisa diambil kesimpulan bahwa anak-anak di Indonesia harus diajarkan tentang literasi sejak usia dini, atau sekitar umur 4-5 tahun agar lebih cepat mengerti tentang makna suatu tulisan.

Literasi dapat dibedakan menjadi 5 jenis, literasi yang pertama adalah literasi media, yaitu keahlian dalam memahami berbagai bentuk media. Selain memahami bentuk media, literasi media juga membuat orang mampu menyerap informasi yang disampaikan media secara baik, bisa memilah mana yang baik dan mana yang buruk. Contohnya saat seseorang membaca berita melalui media online dan koran, orang tersebut harus dapat memilih mana informasi yang berguna untuknya dan mana yang tidak.

Jenis literasi yang kedua adalah literasi dasar, yaitu kemampuan dasar dalam membaca, menulis, mendengarkan, dan juga berhitung. Literasi inilah yang harus diajarkan pada anak usia dini agar dapat lebih cepat mengerti tentang memaknai suatu bacaan atau tulisan. Jenis literasi yang ketiga bernama literasi teknologi, yaitu suatu keahlian dalam mengerti tentang sesuatu yang berhubungan dengan teknologi, contohnya dapat menggunakan teknologi dengan baik dan memanfaatkannya untuk hal yang baik.

Berikutnya adalah literasi perpustakaan, yaitu suatu keahlian dalam memaknai tulisan tentang fiksi maupun non fiksi. Contohnya dapat mengerti tentang buku fiksi seperti novel dan puisi, sedangkan buku non fiksi seperti ensiklopedi dan sejarah. Yang terakhir adalah literasi visual, yaitu suatu keahlian dalam mengerti suatu gambar atau simbol, contohnya mengerti tentang rambu-rambu jalan.

Dari jenis-jenis literasi tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa literasi sangatlah penting untuk membantu seseorang bekerja dan bersosialisasi di masyarakat. Literasi mempunyai beberapa manfaat, terutama untuk anak usia dini. Manfaat yang pertama adalah seseorang dapat mengerti atau memahami kesimpulan dari informasi yang diterima dengan baik. Hal ini sangat berguna di masa depan untuk anak usia dini agar mengerti suatu informasi penting yang diberikan kepadanya. Contohnya ketika belajar di sekolah, seorang anak bisa cepat mengerti dan mengambil kesimpulan dari pelajaran yang diajarkan, tentunya ini akan membuat anak tersebut cepat memahami pelajaran.

Manfaat yang kedua adalah dapat membuat seseorang berpikir dengan cepat, dengan mempunyai pemikiran yang cepat atau kritis akan membuat orang lain segan dan dapat menyampaikan informasi dengan baik. Contohnya ketika sekolah, si anak dapat menyampaikan pemikirannya dalam pelajaran ataupun ketika bekerja nanti, sehingga sangat membantu dalam proses kehidupannya menjadi lebih baik.

Manfaat berikutnya adalah dapat memaknai suatu bacaan dengan baik, sehingga dapat menyerap informasi dari buku pelajaran maupun berita dengan cepat. Contohnya ketika belajar melalui membaca buku pelajaran, si anak lebih cepat mengerti tentang apa yang diajarkan hanya dengan membaca buku pelajaran. Sehingga akan membantu nilai-nilainya menjadi lebih bagus. Ketika bekerja pun, anak akan lebih cepat mengerti tentang apa yang diperintahkan hanya dengan membaca.

Sedangkan manfaat yang terakhir adalah dapat memunculkan sifat yang baik kepada seorang anak. Contohnya mengerti tentang simbol-simbol di jalan, dengan begitu anak akan memahami kalau tidak boleh membuang sampah sembarangan dan mentaati rambu lalu lintas, sehingga anak akan menjadi pribadi yang baik.

Dengan melihat manfaat-manfaat literasi tersebut, akan sangat berguna bila anak diajarkan tentang literasi sejak usia dini, terutama tentang membaca dan menulis, dengan begitu, anak akan menjadi pribadi yang baik di masa depan.

Koran Mata Banua

https://matabanua.co.id/2021/04/08/e-paper-harian-pagi-mata-banua-kamis-8-april-2021/




POST TERKAIT

POST TEBARU