Memanfaatkan TikTok sebagai Media Pembelajaran di Era Pandemi
Tanggal : 03 Sep 2021
Ditulis oleh : RIYAN FITRIYANI
Disukai oleh : 1 Orang
Indonesia saat ini sedang menghadapi Covid-19. Semua aktivitas dibatasi un-tuk mencegah penyebaran virus corona, termasuk aktivitas pendidikan. Di Indonesia sudah lebih dari 1 tahun menerapkan pembelajaran secara daring atau online mulai dari tingkat dasar menengah hingga tingkat perguruan tinggi. Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang dilakukan tanpa tatap muka secara langsung antara pengajar dan peserta didik, tetapi melalui platform yang telah tersedia.
Secara tidak langsung adanya pembelajaran daring menyadarkan akan potensi internet yang belum dimanfaatkan secara optimal dalam berbagai bidang, salah satunya bidang pendidikan. Kegiatan yang mengharuskan di rumah saja, mendorong seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan menggunkan smartphone dalam mengakses internet untuk bersosialisasi dan berbagi informasi terhadap sesama melalui dunia maya.
Berbagai aplikasi yang dihadirkan melalui media sosial menjadi popular dan digandrungi semua orang. Media sosial merupakan media daring yang digunakan satu sama lain yang para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, ber-interksi dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, forum dan dunia virtual tanpa di-batasi oleh ruang dan waktu. Membahas mengenai media sosial, salah satu media so-sial yang banyak digemari saat ini adalah Tiktok.
Tiktok yang juga dikenal sebagai Douyin, merupakan sebuah jaringan sosial dan platform video musik Tiongkok yang diluncurkan pada September 2016 oleh Zhang Yiming. Jika awalnya TikTok hanya dikenal dengan ungahan video yang ber-sifat menghibur, kini TikTok dapat digunakan sebagai media edukasi. TikTok yang awalnya pernah diblokir oleh Kominfo karena dianggap memberikan dampak buruk bagi anak-anak, kini aplikasi TikTok justru menjadi tempat untuk belajar. Banyak pengguna TikTok yang hanya membagikan postingan yang menyenangkan, tapi mereka juga memberikan beberapa hal yang bermanfaat.
Apakah TikTok bisa digunakan media pembelajaran? Tentu saja bisa. Media pembelajaran di era digital harus diselaraskan dengan pengembangan teknologi. Berbagai fitur yang terdapat pada TikTok, sangat memungkinkan digunakan sebagai media edukasi. Banyak manfaat TikTok sebagai media pembelajaran antara lain :
1. Sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan dan menarik
Di masa pandemi seperti ini seorang pengajar dituntut untuk mencip-takan pembelajaran yang menyenangkan dan menarik. Pandemi Covid-19 membuat aktifitas belajar mengajar sangat terhambat dan pengajar harus membuat inovasi baru agar pembelajaran tetap berlangsung dengan dikemas secara menarik. Salah satu aplikasi TikTok pada saat ini justru menjadi sarana untuk berkreasi dan sebagai media pembelajaran yang sangat diminati dan mampu menarik antusiasme mulai dari siswa hingga mahasiswa. Pengajar dapat berinovasi dan berkreasi menggunakan TikTok karena memiliki fitur-fitur yang menarik seperti filter, musik, transisi, sound effect, dan beberapa fitur menarik lainnya.
Melalui aplikasi TikTok para pengajar dapat mengajarkan dan menyampaikan materi menjadi lebih seru, mudah dipahami, serta menarik minat siswa hingga mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran secara virtual ataupun daring. Dari TikTok tugas – tugas yang dikerjakan oleh siswa menjadi lebih menarik dan dapat mengasah kreatifitas yang dimiliki setiap siswa maupun mahasiswa.
2. Meningkatkan kreativitas peserta didik
Di dalam aplikasi TikTok disediakan fitur untuk membuat video. Hal inilah yang menjadi kelebihan dan daya tarik dari tiktok, sehingga banyak di-gemari oleh para penggunannya. Selain memberikan perbedaan dari pilihan file yang dapat diunggah, tiktok juga memiliki daya tarik lain, yaitu kreativitas dalam unggahan videonya. TikTok hanya bisa mengupload video dalam durasi yang singkat yaitu hanya 15 atau 60 detik, penggunannya diajak untuk bisa menggunakan kreativitas mereka.
Saat ini banyak guru yang memberikan tugas kepada siswanya untuk membut video. Dengan adanya TikTok dapat digunakan siswa untuk membu-at tugas tersebut. Kreativitas yang dapat dituangkanpun beragam, mulai dari peralatan yang digunakan, pilihan efek video, atau fitur-fitur lainnya yang tersedia di tiktok. Jadi tiktok bukan hanya sekedar mengunggah video seperti biasa, banyak video-video tentang edukasi yang bisa diupload maupun dini-kmati siswa. Pengguna tiktok juga diajak untuk dapat memberikan video yang unik, menarik dan berbeda dengan diiringi beragam lagu tiktok yang tersedia.
3. Membantu peserta didik dalam memahami materi
Pembelajaran daring seperti ini membuat banyak peserta didik yang kurang paham akan materi yang disampaikan oleh guru. Sehingga diperlukan media yang bisa membantu peserta didik dalam memahami materi yang disampaikan oleh. Penggunaan aplikasi Tik Tok sebagai media pembelajaran diharapkan dapat membantu peserta didik dalam memahami dan menerima proses pembelajaran yang dilakukan guru. Media pembelajaran dapat mewakili apa yang belum bisa disampaikan guru dan proses pembelajaran akan lebih efektif dan efisien. Melalui aplikasi Tik Tok, guru dapat dengan mudah menciptakan pembelajaran interaktif, sehingga dapat disesuaikan dengan lingkungan, situasi, dan kondisi dari peserta didik. Dengan adanya video-video mengenai materi yang disampaikan oleh guru diharapkan peserta didik dapat dengan mudah memahami materi yang disampaikan. Video tersebut ju-ga bisa diputar berulang-ulang jika peserta didik masih belum.
Dengan demikian, adanya aplikasi TikTok diharapkan mampu menjadi solusi pembelajaran dimasa pandemi covid-19. Sehingga pembelajaran online tidak memu-tuskan kita untuk tidak belajar dengan semaksimal mungkin. Menggunakan TikTok dengan tepat dan bijak, maka kita akan memperoleh manfaat dan kegunaannya dengan maksimal.
Koran Mata Banua
https://matabanua.co.id/2021/09/02/e-paper-harian-pagi-mata-banua-kamis-2-september-2021/