Pentingnya Mengetahui Perbedaan Generasi Baby Boomers, X, Y, Z, dan Alpha

Tanggal : 28 Nov 2022

Ditulis oleh : MUSLICHATUS SA'DIYAH

Disukai oleh : 0 Orang

Pentingnya Mengetahui Perbedaan Generasi Baby Boomers, X, Y, Z, dan Alpha

Oleh: Muslichatus Sa’diyah

Mahasiswa Pendidikan Kimia

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Generasi sendiri memiliki arti yaitu sekelompok orang yang memiliki kesamaan tahun lahir, umur, lokasi dan juga pengalaman historis atau kejadian-kejadian dalam individu tersebut yang sama yang memiliki pengaruh signifikan dalam fase pertumbuhan mereka.

Belakangan ini, kalian pasti tidak asing dengan istilah kaum milenial dan generasi Z bukan? Sebetulnya, sebutan kaum milenial ditujukan untuk mereka generasi Y atau masyarakat yang lahir ketika teknologi sudah maju. Sedangkan generasi Z ditujukan untuk mereka generasi yang paling muda yang baru memasuki angkatan kerja.

Selain generasi Y dan generasi Z, di tengah masyarakat juga sering beredar istilah mengenai generasi baby boomers, X, dan Alpha. Mereka memiliki perbedaan karakter masing-masing. Jadi, apa saja perbedaan karakter generasi baby boomers dengan yang lainnya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Yang pertama yaitu Generasi Baby Boomers sebutan itu ditujukan bagi mereka yang lahir pada tahun 1946-1964 atau usia mereka sekitar 58-76 di tahun 2022. Meski tak lagi berusia muda, namun generasi ini banyak menduduki jabatan tertinggi dan memiliki pengaruh yang kuat di bidang budaya, politik, maupun ekonomi di dunia. Secara umum, generasi baby boomers mempunyai karakteristik seperti berikut: Kompetitif, berorientasi pada pencapaian, berfokus pada karier, punya kepercayaan diri yang tinggi, serba bisa, dan tidak suka dikritik. Kemudian, lebih suka mengkritik generasi muda akibat kurangnya komitmen dan etika kerja. 

Yang kedua yaitu Generasi X atau Gen Bust sebutan itu ditujukan bagi mereka yang lahir pada tahun 1965-1980 atau usia mereka sekitar 42-57 tahun 2022. Generasi X merupakan generasi yang lahir pada tahun-tahun awal dari perkembangan teknologi dan informasi seperti penggunaan PC (personal Computer), video games, TV kabel dan internet. Generasi X ini mampu beradaptasi dan mampu menerima perubahan dengan cukup baik sehingga dapat dikatakan sebagai generasi yang tanggung, yang memiliki karakter.

Generasi X dibesarkan oleh generasi baby boomers menjadikan generasi X sebagai The Latchkey Kids, yaitu anak-anak yang merasa kesepian lantaran ditinggal orang tuanya bekerja. Akibat kondisi di atas, generasi X generasi X mempunyai karakteristik seperti berikut: Banyak akal, independen, butuh kenyamanan emosional, lebih suka sesuatu yang informal dan punya kemampuan usaha/berdagang dibandingkan baby boomers. Kehidupan antara pekerjaan dan personal balance, mengembangkan kesempatan yang dipunyai, menyukai hubungan pekerjaan yang positif dan menyukai kebebasan dan punya ruang untuk berkembang. Memiliki tujuan untuk membahagiakan diri sendiri seringkali menjadikan generasi X sebagai pribadi yang tidak segan dalam menunda pernikahan dan memiliki anak. 

Yang ketiga, yaitu Generasi Y atau Generasi Milenial sebutan itu ditujukan bagi meraka yang lahir pada tahun 1981-1996 atau usia mereka sekitar 26-41 tahun pada 2022. Jika kamu lahir di tahun tersebut berarti kamu termasuk generasi Y atau biasa disebut sebagai generasi milenial. Umumnya, generasi ini memiliki ambisi yang kuat untuk menguasai semua bidang. Mereka juga dikenal sebagai generasi yang dapat diandalkan dalam pemanfaatan teknologi alias tech-savvy.

Generasi Y ini banyak menggunakan teknologi komunikasi instant seperti email, SMS, instant messaging dan lain-lain. Hal ini dikarenakan generasi Y merupakan generasi yang tumbuh pada era internet booming. Tidak hanya itu saja, generasi Y ini lebih terbuka dalam pandangan politik dan ekonomi, sehingga mereka terlihat sangat reaktif terhadap perubahan lingkungan yang terjadi di sekelilingnya.

Secara garis besar, generasi Y memiliki karakteristik seperti: Punya rasa percaya diri tinggi dan ambisius. Itu sebabnya angkatan ini lebih mudah meraih kesuksesan di usia muda, dibandingkan generasi sebelumnya kaum milenial lebih terbuka dalam menghadapi perubahan, hidup di zaman yang serba teknologi membuat kaum ini tidak bisa lepas dari penggunaan gawai, segala hal nyaris dilakukan secara digital, menyukai peraturan yang tidak berbeli-beli. Kekurangan dari generasi ini adalah rentan terkena depresi dan stres juga cenderung sulit bergaul.

            Yang keempat, yaitu generasi Z atau igeneration sebutan ini ditujukan bagi mereka yang lahir pada tahun 1997-2012 atau usia mereka sekitar 10-25 tahun pada 2022. Generasi z adalah peralihan dari generasi milenial dan mereka dikenal dengan native digital atau generasi net. Sebagai digital natives (generasi yang lahir pada saat era digital sudah berlangsung dan berkembang pesat), mereka menerima media sosial sebagai sesuatu yang taken for granted (sesuatu yang sudah biasa). Ini berbeda dengan generasi orang tua mereka yang masuk dalam kategori digital immigrant (generasi yang lahir sebelum generasi digital belum begitu berkembang). Generasi yang hidup pada era ini memiliki kecenderungan selalu melibatkan media baru dalam setiap kegiatan di kehidupan mereka. Bahkan bisa dikatakan, generasi ini tidak dapat dipisahkan dengan media baru.

Dan mereka tumbuh di lingkungan yang serba digital membuat generasi ini tumbuh menjadi pribadi dengan karakteristik yang beragam, baik dari sisi hubungan interpersonal maupun akademis. Bicara mengenai karakteristik generasi Z, secara umum mereka memiliki karakteristik seperti berikut: Lebih menyukai kegiatan sosial dibandingkan generasi sebelumnya, lebih suka di perusahaan startup, multi tasking, sangat menyukai teknologi dan ahli dalam mengoperasikan teknologi tersebut, peduli terhadap lingkungan, mudah terpengaruh terhadap lingkungan mengenai produk luar, terbukanya akses informasi membuat generasi ini lebih cepat belajar, lebih menyukai bekerja di lingkungan yang memberikan ruang bagi mereka untuk bertumbuh, lebih kreatif, dan penuh tantangan. Salah satu jenis perusahaan yang diincar oleh generasi Z adalah start-up

Dan yang terakhir yaitu generasi alpha sebutan ini ditujukan bagi mereka yang lahir pada tahun 2012-2025, mereka inilah yang disebut sebagai generasi Alpha. Mengingat generasi ini masih berada di usia anak-anak, maka karakteristik umumnya belum terlihat jelas. Diperkirakan generasi Alpha tak jauh berbeda dengan generasi Z yang sama-sama hidup diera  teknologi. Karena saat ini teknologi semakin berkembang pesat, generasi Z memiliki peluang besar untuk sukses di industri digital dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Kemudahan dalam mengakses informasi dan komunikasi secara global juga membuat generasi Alpha memiliki kemampuan linguistik yang baik. Jadi sekarang sudah jelas mengenai perbedaan masing-masing karakteristik dari generasi baby brooms, X, Y, Z, dan Alpha. Maka dari itu kita tidak bisa menyamakan karakteristiknya, karena sudah jelas bahwa karakteristiknya berbeda-beda.

 

http://m.harianmomentum.com/read/44661/harian-momentum-edisi-22-november-2022




POST TERKAIT

POST TEBARU