Peran penting guru dalam pembelajaran
Tanggal : 26 Dec 2023
Ditulis oleh : LENA SANI
Disukai oleh : 0 Orang
PERAN PENTING GURU DALAM PEMBELAJARAN
Peran guru sangat penting dalam mencapai transformasi Pendidikan yang diperlukan. Guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing dengan membimbing siswa mengembangkan kecerdasan kolaboratif, menguasai teknologi sebagai alat pembelajaran, mengembangkan keterampilan multidisiplin, dan memperkuat semangat belajar sepanjang hayat. Dengan bimbingan dan dukungan guru yang baik individu dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan society 5.0, agar siap menghadapi perubahan dan berkontribusi bagi masyarakat yang semakin maju.
Guru-guru ini harus memiliki kualifikasi formal, yaitu untuk memiliki kualifikasi yang formal untuk memastikan mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk siswa dengan efektif, dalam pengelolaan pembelajaran perlu dilakukan dua jenis kegiatan, pengelolaan sumber belajar dan pelaksanaan sumber belajar itu sendiri.
Pengelolaan sumber belajar itu sendiri ialah kegiatan yang berkaitan dengan pengadaan atau cara guru mengajarkan pembelajaran dan pemanfaatan sumber belajar terutama bahan dan alat untuk kegiatan Pendidikan dan pembelajaran. Kegiatan pengelolaan sumber belajar ini dilakukan oleh suatu departemen di lingkungan sarana pendidikan.
Pelaksanaan sumber belajar, ialah salah satu faktor penting dan memegang peranan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Hendaknya pendidik memanfaatkan sumber belajar tersebut dalam pembelajaran, pemahaman sumber belajar bisa beragam, tergnatung pada metode belajar yang diajarkan. Selain itu jika pendidik dapat mengintegrasikan sumber belajar kedalam materi dan alat pembelajarannya, maka siswa akan semakin bangga dan puas terhadap kualitas pendidik dan hasil belajarnya (Asmani, 2011). Oleh karena itu, pendidik perlu di berdayakan dengan memberikan pelatihan tentang cara memanfaatkan sumber belajar dalm kegiatan pembelajaran.
Memanfaatkan sumber belajar ialah k nci untuk siswa mencapai tujuan pembelajaran mereka. Sumber belajar harus relevan dengan topik yang diajarkan, menggunakan berbagai jenis sumber belajar dapat membantu memenuhi berbagai gaya belajar siswa, Adapun contohnya mungkin beberapa siswa ada yang belajar menggunakan audio visual, dan sementara yang lain lebih suka belajar dengan melaui teks atau aktivitas praktis.
Ingatlah bahwa tujuan utama menggukan sumber belajar ialah untuk mendukung dan memperkaya pengalaman belajar bagi siswa. Guru memberi siswa berbagai cara untuk memahami dan menyerap informasi, memungkinkan pembelajaran yang lebih dalam dan bervariasi, selain itu mereka juga mendorong pemahaman yang lebih baik dan retensi jangka panjang atas materi yang di jadikan bahan pembelajaran. Guru juga harus memiliki kompetensi yang berdasarkan undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen pada Bab IV pasal 10 ayat 91. Adapun sepuluh kompetensi guru menurut proyek pembinaan Pendidikan guru, menguasai bahan, mengelola program pembelajaran, mengelola kelas, menggunakan media atau sumber belajar, menguasai landasan kependidikan, mengelola interaksi belajar-mengajar, menilai prestasi belajar, mengenal fungsi dan layanan bimbingan penyuluhan, mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah, dan memahami dan menafsirkan hasil penelitian guna keperluan pengajaran.
Guru harus menguasai bahan pembelajaran sebelum mereka mengajar, menguasai bahan ajar ialah salah satu kunci keberhasilan seorag guru. Dengan pemahaman materi yang menyeluruh, guru dapat mengomunikasikan materi dengan lebih efektif, untuk menjawab pertanyaan siswa dengan tepatdan menjadikan bahan ajar yang lebih menarik.
Mengelola program pembelajaran ialah tugas penting bagi seorang guru untuk menciptakaan lingkungan yang efektif dan efesien. Dan guru juga hendaknya mengatur materi yang akan diajarkan sehingga masuk akal dan mudah dipahami oleh siwa . termasuk juga menetapkan jadwal belajar yang konsisten dan rutin.
Pengelolaan kelas ialah langkah penting dalam pengajaran, bukan sekedaar menjaga kedisiplinan tetapi juga menciptakan lingkungsn belajar yang positif dan produktif. Memulailah dengan menciptakan lingkungan yang positif dan Bahagia dimana semua siswa merasa aman dan dihormati. Jika seorang siswa bertindak menggangu dan tidak pantas tanggapi dengan cepat dan tegas, namun ingat untuk selalu memahami penyebab perilaku tersebut dan memberikan penjelasan yang jelas mengapa perilaku tersebut tidak boleh dilakukan.
Media pembelajaran ialah bagaimana cara guru menyampaikan alat atau bahan Pelajaran yang ingin disampaikan untuk disajikan agar lebih menarik untuk membangun semangat siswa untuk belajar.
Guru harus menguasai landasan kependidikan ialah suatu landasan dasar yang digunakan secara konseptual dalam dunia Pendidikan.tanpa landasan, Pendidikan akan terus berjalan tanpa tujuan tertentu. Hal ini akan menimbulkan kesenjangan Pendidikan oelh karena itu, Pendidikan harus didasarkan pada landasan yang jelas, contoh landasan Pendidikan adalah UUD 1945.
Guru harus punya kompetensi interaksi belajar-mengajar. Bagaimana cara guru agar memperoleh interaksi yang baik dalam pembelajaran denga siswanya, karena interaksi ini sangat penting bagi seorang guru. bagaimana cara guru ini mengajar dan menyampaikan materinya supaya dapat dipahami oleh siswanya.
Menilai hasil belajar untuk mengetahui sejauh mana siswa ini mengetahui pembelajarna yang di ajarkan gurunya kareana setiap siswa pasti memiliki acara pemahaman yang berbeda.
Mengenal fungsi dan layanan bimbingan, guru harus bisa membimbing siswa agar lebih membantu siswa untuk mengelola waktu belajarnya, meningkatkan motivasi belajar. Guru menyampaikan bimbingan dalam pemilihan mata Pelajaran yang di minat dan potensi siswa dan juga mengembangkan strategi belajar yang efektif.
Dimaksud dengan menyelengarakan administrasi sekolah disini ialah guru harus menyediakan fasilitas-fasitilitas pembelajaran siswa yang nantinya dibutuhkan oleh siswa maupun sekolah itu sendiri dan itu juga salah satu tujuan Pendidikan.
Guru harus menafsirkan hasil penelitiannya guna keperluan mengajar, banyak praktik belajar yang harus dilakukan dalam pembelajaran dengan guru mengajarkan semua topik dan bahan penelitian atau praktek itu sendiri.
Guru adalah faktor penentu keberhasilan proses pembelajaran yang berkualitas. Sehingga berhasil tidaknya pendidikan mencapai tujuan selalu dihubungkan dengan kiprah para guru. Oleh karena itu, usaha-usaha yang dilakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan hendaknya dimulai dari peningkatan kualitas guru. Guru yang berkualitas diantaranya adalah mengetahui dan mengerti peran dan fungsinya dalam proses pembelajaran.
Guru sangat berperan dalam penguatan karakter pendidikan bagi anak didiknya, dimana guru harus mencontohkan apa yang disampaikan dan akan ditiru oleh anak didiknya. Keteladanan yang dicontohkan oleh guru akan memudahkan penerapan nilai-nilai karakter bagi peserta didik. Guru adalah seorang yang digugu dan ditiru. Di gugu diartikan adalah apa saja yang disampaikan oleh guru, baik lisan maupun tulisan dapat dipercaya dan diyakini kebenarannya oleh semua peserta didik. Sedangkan ditiru artinya sebagai seorang guru harus menjadi suri tauladan dalam setiap perbuatannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa guru dijadikan panutan dan teladan bagi semua anak didiknya.
Pada hakikatnya, karakter pendidikan diharapkan dapat membentuk manusia secara utuh ( holistik ) yang berkarakter selain untuk membentuk pembelajar sepanjang hayat, yang sejatinya akan mampu mengembangkan semua potensi peserta didik secara seimbang (spiritual, emosional, intelektual, sosial, dan jasmani) dan juga secara optimal . Hal ini menjawab pendapat yang selama ini mengemuka bahwa pendidikan hanya memberi penekanan dan berorientasi pada “aspek akademik” saja dan tidak mengembangkan aspek sosial, emosi, kreativitas, dan bahkan motorik. Peserta didik hanya dipersiapkan untuk mendapatkan nilai bagus, namun mereka tidak dilatih untuk bisa hidup.
Dalam pembelajaran guru memang sangat penting dalam peran pembelajaran, karena guru itu membentuk kepribadian siswa, guna mengembangkan sumber daya manusia (SDM). Dan juga guru ialah faktor penentu keberhasilan Upaya setiap Pendidikan dan pembelajaran itu pun di dalamnya siswa berperan penting dalam keberhasilanya oleh karena itu guru sangat penting dalam pembelajaran.